Berita Lampung
Pecel Lele Yosorejo Metro Janji Taati Aturan dan Atasi Limbah Cair Dengan IPAL
Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Yosorejo melakukan peninjauan lokasi ke rumah makan pecel lele yang diduga membuang limbah
Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Indra Simanjuntak
Ia mengatakan, tindakan rumah makan itu dinilai sangat tidak manusiawi.
Hal ini lantaran di sekitar lokasi drainase terdapat sejumlah pelaku usaha lain.
"Kasihan pedang kecil, pedagang makan, pedagang asongan di pinggir jalan," keluhnya.
Ia menambahkan, bengkel servis AC mobil pada malam hari digunakan untuk berjualan nasi goreng.
Bau dari drainase tentu sangat mengganggu pembeli.
"Seperti kalau malam, tempat ini dipakai untuk jual nasi goreng. Kasihan juga, pengunjung kan jadi tak nafsu jika aromanya seperti ini," ungkapnya.
Marwan menuturkan, limbah cair itu saat ini terlihat telah menumpuk.
"Kita juga sempat mengukur kedalaman barusan, ya, sekitar 10 cm meter lebih," tutur Marwan.
Ia mengaku telah menegur pegawai rumah makan tersebut beberapa kali.
Akan tetapi, mereka tidak mengindahkan teguran tersebut.
"Kalau teguran lisan sudah lebih dari dua kali. Terakhir menegur, responnya nggak enak. Teguran pertama masih kooperatif. Namun tak ada tindakan. Dan teguran keempat, kita negurnya udah agak kurang enak dan responnya pun tak enak," beber Marwan.
Mereka beralasan bahwa limbah tersebut merupakan urusan pemilik rumah makan.
"Karena rumah makan ini kan cabang ketujuh," sambungnya.
Kini Marwan berinisiatif untuk menutup saluran drainase itu dengan menggunakan asbes dan seng.
Hal itu dilakukan untuk meminimalkan aroma tak sedap.
"Harapannya, untuk pembuangan limbah rumah tangga lebih diperhatikan, dengan membuat tempat penampungan sendiri agar tidak mencemari lingkungan. Jika tak dibuat penampungan, selamanya akan seperti ini," pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary)
Tribun Lampung Bakal Gelar Even RUN Lampung 10K 2025, Total Hadiah Puluhan Juta |
![]() |
---|
Pelaku Curanmor di Tanggamus Acungkan Sajam ke Warga |
![]() |
---|
Bakrie Power Minat Investasi Energi Baru Terbarukan di Lampung |
![]() |
---|
Rumah Kebakaran di Pringsewu, Mobil Damkar Baru Datang 1 Jam Kemudian |
![]() |
---|
Stok Beras Gudang Bulog Lampung 150.000 Ton, Bisa Bantu Jambi dan Bengkulu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.