Berita Lampung

Pecel Lele Yosorejo Metro Janji Taati Aturan dan Atasi Limbah Cair Dengan IPAL

Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Yosorejo melakukan peninjauan lokasi ke rumah makan pecel lele yang diduga membuang limbah

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary
Dedi Ari Wibowo, Perwakilan Pemilik Rumah Makan Slamet Waee 07 Cabang Unit 2 Metro saat ditemui Tribunlampung.co.id.  

Ia mengatakan, tindakan rumah makan itu dinilai sangat tidak manusiawi.

Hal ini lantaran di sekitar lokasi drainase terdapat sejumlah pelaku usaha lain.

"Kasihan pedang kecil, pedagang makan, pedagang asongan di pinggir jalan," keluhnya.

Ia menambahkan, bengkel servis AC mobil pada malam hari digunakan untuk berjualan nasi goreng.

Bau dari drainase tentu sangat mengganggu pembeli.

"Seperti kalau malam, tempat ini dipakai untuk jual nasi goreng. Kasihan juga, pengunjung kan jadi tak nafsu jika aromanya seperti ini," ungkapnya.

Marwan menuturkan, limbah cair itu saat ini terlihat telah menumpuk.

"Kita juga sempat mengukur kedalaman barusan, ya, sekitar 10 cm meter lebih," tutur Marwan.

Ia mengaku telah menegur pegawai rumah makan tersebut beberapa kali.

Akan tetapi, mereka tidak mengindahkan teguran tersebut.

"Kalau teguran lisan sudah lebih dari dua kali. Terakhir menegur, responnya nggak enak. Teguran pertama masih kooperatif. Namun tak ada tindakan. Dan teguran keempat, kita negurnya udah agak kurang enak dan responnya pun tak enak," beber Marwan.

Mereka beralasan bahwa limbah tersebut merupakan urusan pemilik rumah makan.

"Karena rumah makan ini kan cabang ketujuh," sambungnya.

Kini Marwan berinisiatif untuk menutup saluran drainase itu dengan menggunakan asbes dan seng.

Hal itu dilakukan untuk meminimalkan aroma tak sedap.

"Harapannya, untuk pembuangan limbah rumah tangga lebih diperhatikan, dengan membuat tempat penampungan sendiri agar tidak mencemari lingkungan. Jika tak dibuat penampungan, selamanya akan seperti ini," pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved