Berita Lampung

Over Kapasitas, DLH Bandar Lampung Akan Tambah 5 Hektare Lahan TPA Bakung

DLH Pemkot Bandar Lampung akan menambah 5 hektare lahan TPA Bakung Bandar Lampung.

Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi warga
TPA Bakung yang terbakar. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Bandar Lampung akan menambah 5 hektare lahan TPA Bakung Bandar Lampung.

Pasalnya, saat ini TPA Bakung Bandar Lampung dinilai telah over kapasitas.

Baca juga: Damkarmat Bandar Lampung Padamkan Api yang Bakar 1,5 Hektare Lahan TPA Bakung

Baca juga: 3 Kebakaran Terjadi di Bandar Lampung, Sampai Malam Ini di TPA Bakung Belum Padam

Kepala DLH Bandar Lampung Budiman P Mega membenarkan jika pihaknya akan memperluas TPA Bakung hingga 5 hektare.

"Kita sudah usulkan di tahun depan untuk penambahan lahan sekira 5 hektare TPA Bakung," kata Budiman, Sabtu (14/10/2023).

"Karena seperti yang kita tahu, TPA Bakung ini penuh dan perlu ruang baru," lanjutnya.

Untuk membeli 5 hektare lahan tersebut, Budiman menyebut memerlukan dana sekira Rp 15 miliar.

Sementara untuk lokasi penambahan lahan tersebut, Budiman mengatakan akan melebar ke sekitar TPA.

"Lokasinya masih sama di Bakung dan Keteguhan," ujarnya.

Dengan ditambahnya lahan TPA Bakung ini, Budiman berharap dapat menampung lebih banyak sampah yang ada di Bandar Lampung.

Diketahui dalam pemberitaan sebelumnya, Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung berupaya padamkan api yang membakar tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung, Kelurahan Bakung, Kecamatan Telukbetung Barat, Jumat (13/10/2023). 

Kadis Damkarmat Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan mengatakan, pihaknya sampai saat ini telah memadamkan api yang membakar 1,5 hektare lahan TPA Bakung

"Kalau total lahan TPA mencapai 14 hektare dan luas lahan yang terbakar mencapai 1,5 hektare," kata Kadis Damkarmat Kota Bandar Lampung Anthoni Irawan saat diwawancarai di TPA Bakung, Jumat (13/10/2023). 

Ia mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran pada pukul 17.50 WIB. 

"Ditambah lagi angin kencang dan dugaan sementara karena ada yang membuang puntung rokok sembarangan," kata Anthoni. 

"Kebakaran ini ditambah lagi dengan angin kencang dan juga adanya ledakan gas metana," kata Anthoni. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved