Berita Lampung
Polisi Halau Demonstran, Simulasi Pengamanan Pemilu di Lampung Selatan
Polisi berseragam lengkap dan anti huru hara melalukan pengamanan di depan Kantor KPU Lampung Selatan.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Polisi berseragam lengkap dan anti huru hara melalukan pengamanan di depan Kantor KPU Lampung Selatan.
Dengan tameng besi dan plastik, polisi berseragam lengkap dari Polres Lampung Selatan membentuk blokade barisan untuk memukur mundur para demonstran di KPU.
Baca juga: 124 Kasus DBD di Lampung Selatan, Oktober Belum Ada Kasus
Kendaraan taktis dari Brimob Polda Lampung juga disiagakan di depan Kantor KPU Lampung Selatan guna mengantisipasi kerusuhan semakin memanas.
Sesekali demonstran menendang dan memukul blokade barisan polisi berseragam lengkap dan polisi anti huru hara dari Polres Lampung Selatan tersebut.
Aksi demonstran itu terjadi kurang lebih selama satu jam dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB.
Setelah aksi demonstran di depan Kantor KPU Lampung Selatan tersebut pengujuk rasa dan pihak kepolisian pun bersalaman dan berpelukan.
Aksi demonstran di depan Kantor KPU tersebut hanyalah simulasi sistem pengamanan kota (Sispam) yang dilakukan Polres Lampung Selatan kota di Kalianda untuk Pemilu 2024.
Polres Lampung Selatan menggelar simulasi pengamanan Pemilu 2024 bertempat di Jalan Raden Intan No 81, Kelurahan Kalianda, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (21/10/2023).
Simulasi tersebut digelar tentunya guna memastikan kesiap siagaan Tim Gabungan TNI Polri dalam menjaga
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan, kegiatan merupakan rangkaian Operasi Mantap Brata Tahun 2023
Tentunya untuk mempersiapkan dengan baik dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu 2024 mendatang.
"Kami di bantu tim gabungan, baik TNI, Polri, serta elemen masyarakat kita turun langsung untuk mengantisipasi, tentunya untuk antisipasi yang terjelek, apabila terjadi hal-hal yang tidak di inginkan," katanya.
"Sehingga dalam kegiatan latihan gabungan ini berupaya melakukan yang terbaik segala kekuatan yang bisa kami berikan baik TNI Polri atau pun Pemerintahan, dan seluruhnya kita melakukan pelatihan bersama," ucapnya.
Sehingga nanti dalam pelaksanaan memiliki suatu kesamaan harapan dan frekuensi dalam pelaksanaan pengamanan pemilu Tahun 2024 mendatang.
Sementara itu, Yusriandi mengatakan pihaknya akan terus bersinergi dengan steak holder atau pun TNI serta Pemerintah untuk mengamankan Pemilu nanti. (Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Seribuan-masa-demonstasi-di-depan-Kantor-KPU-Lampung-Selatan.jpg)