Berita Lampung

Serapan Pupuk Subsidi NPK di Pesawaran Capai 72 Persen per Oktober 2023

Dinas Tanaman Pangan Holtikultura (DTPH) Pemkab Pesawaran mencatat serapan pupuk subsidi jenis NPK di Bumi Andan Jejama mencapai 72 persen.

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
(Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya)
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) DTPH Pesawaran, Rohim. 

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Dinas Tanaman Pangan Holtikultura (DTPH) Pemkab Pesawaran mencatat serapan pupuk subsidi jenis NPK di Bumi Andan Jejama mencapai 72 persen.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) DTPH Pesawaran, Rohim kepada Tribun Lampung, Jumat (3/11/2023).

Rohim menjelaskan, serapan pupuk subsidi NPK tersebut berdasarkan data sampai 10 Oktober 2023.

Kemudian, secara total jumlah penebusan pupuk NPK oleh petani di Pesawaran telah mencapai 71.128,439 ton.

“Dan pupuk jenis NPK menjadi yang paling tinggi ditebus petani, bahkan lebih tinggi dari alokasinya sebesar 71.128,439 ton,” kata dia.

Kemudian jenis yang lainnya seperti Urea, capaian penyerapannya sebesar 65 persen.

“Dengan capaian 10.041 ton, sedangkan alokasinya mencapai 15.559 ton,” ujar Rohim.

Lanjut dia, pada pupuk NPK formula, serapan pupuknya mencapai 212,4 ton dengan alokasi sebesar 3.867 ton.

“Penebusan pupuk NPK formula menjadi yang terendah dengan persentase sebesar lima persen, bila dibandingkan dengan NPK 72 persen dan Urea 65 persen,” kata Rohim.

Rohim menilai, kekeringan dan kemarau panjang berimbas kepada sereapan jenis pupuk subsidi di Pesawaran tahun ini.

Dia beralasan, kemarau panjang yang terjadi saat ini menyebabkan petani tidak melakukan penanaman dan bahkan tidak dapat melakukan penebusan pupuk.

Terkait kondisinya saat ini, Rohim mengatakan stok pupuk saat ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan petani.

“Untuk kuota stok pupuk cukup memadai untuk seluruh kecamatan, hanya saja melihat kondisi alam,” terangnya.

Rohim mengatakan, jika melihat musim kemarau ini telah mencapai akhir, kemungkinan stok pupuk akan mengalami peningkatan permintaan kebutuhan akan pupuk.

Pupuk Urea saat ini tersedia sebanyak 5.518 ton, jenis NPK ada sebanyak 2.705,561 ton dan NPK Formula di 3.654 ton. (Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved