Berita Lampung

Kenali Penyebab dan Cara Atasi Influenza

Influenza menjadi salah satu penyakit yang dialami banyak orang saat ini, dari usia anak-anak sampai dewasa.

|
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: taryono
dok pribadi
dr Huminsa Ranto, Sp.A, M.Sc dari Rumah Sakit Mardiwaluyo Metro Lampung mengatakan influenza adalah batuk pilek atau sering juga disebut ISPA (infeksi saluran pernapasan atas). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Influenza menjadi salah satu penyakit yang dialami banyak orang saat ini, dari usia anak-anak sampai dewasa.

dr Huminsa Ranto, Sp.A, M.Sc dari Rumah Sakit Mardiwaluyo Metro Lampung mengatakan influenza adalah batuk pilek atau sering juga disebut ISPA (infeksi saluran pernapasan atas).

Influenza yang terjadi kurang dari 2 minggu disebut sebagai influenza akut, yang disebabkan oleh virus yang masuk lewat hidung.

Influenza akut bukan disebabkan oleh terlalu banyak minum air dingin, karena kedinginan, atau karena terlalu lama berenang, seperti yang sering dikatakan selama ini.

Jika ada yang influenza karena minum air dingin atau kedinginan bisa jadi influenza karena alergi, bukan influenza akut, dan influenza karena alergi tidak disertai demam.

"Influenza akut memiliki gejala demam, batuk, pilek, dan meler kalau orang sering bilang," kata dokter yang sedang menempuh pendidikan di Konsultan Tumbuh Kembang Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, Jumat (3/11/2023).

Apabila influenza terjadi lebih dari dua minggu wajib waspada influenza ini karena bakteri, salah satunya adalah bakteri streptococcus pneumoniae yakni bakteri penyebab penyakit pneumonia.

dr Ranto menjelaskan, bakteri streptococcus pneumoniae masuk lewat hidung pada saat sedang influenza.

Sehingga menyebabkan ada gejala tambahan napas cepat, napas cuping hidung yakni hidung bergerak karena mau memasukan okisgen, dan di dada ada semacam tarikan dinding dada atau disebut retraksi.

Pengobatan pneumonia harus dengan obat antibiotik yang diberikan oleh dokter.

Pengobatan pneumonia harus dilakukan mengingat pneumonia merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia untuk ISPA.

Pneumonia paling banyak dialami anak-anak, tapi orang dewasa juga bisa mengalaminya jika daya tahan tubuh lemah.

"Itu sebabnya saat sedang influenza akut saya selalu bilang ke pasien hati-hati jangan sampai jadi pneumonia," kata dr Ranto.

Influenza akut ini, lanjut dr Ranto, sifatnya memang self limiting disease atau bisa sembuh dengan sendirinya, tapi tetap harus ada upaya untuk menyembuhkan influenza akut ini.

Caranya dengan minum obat penurun demam, banyak makan makanan bergizi, yang banyak mengandung vitamin C, dan mengandung air.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved