Kesehatan

Pemicu Asma dan Cara Mengobatinya

Asma adalah penyakit yang banyak dialami orang dari usia muda sampai dewasa, kenali penyebab dan cara mengobatinya.

Tayang:
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi pribadi
Dr dr Retno Ariza S Soemarwoto SpP(K) FCCP, FISR. 

Setelah 3 bulan penggunaan inhaler, dokter akan memberikan evaluasi terhadap pasien.

Evaluasi itu untuk melihat apakah peradangan di saluran nafas sudah hilang, dan asmanya sudah terkontrol.

Berikutnya ada yang menggunakan inhaler rutin, karena setiap bulan dan bahkan setiap minggu asmanya kambuh.

Tapi ada juga yang tidak menggunakan inhaler rutin, karena asmanya tidak setiap bulan kambuh.

"Ada pasien saya yang asma, tapi sudah tidak menggunakan inhaler lagi karena asma tidak kambuh kambuh lagi," ujar Dr dr Retno.

Penderita asma tetap bisa bernapas dan beraktivitas dengan normal jika asmanya tidak kambuh.

"Contohnya David Beckham, dia asma, tapi dia masih bisa jadi pemain sepak bola internasional," ucap dr Retno.

Dr dr Retno juga menyarankan, agar asmanya tidak kambuh, bisa mencoba melakukan senam asma dan bisa melakukan olahraga berenang.

(Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved