Pilpres 2024

Gibran dan Bobby Dipecat dari PDIP, Hasto Kristiyanto: Sudah Tutup Buku

Anak-anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution dipastikan sudah dipecat dari PDIP.

Tribunnews.com/YouTube PDIP
Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution sudah dipecat karena membelot dari PDIP. 

Lain hal dengan Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo tersebut diketahui sempat menemui Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua TPN Ganjar-Mahfud Arjad Rasjid sebelum menerima mandat Golkar jadi cawapres Prabowo pada 20 Oktober 2023.

Esok harinya, 21 Oktober 2023, Gibran menerima mandat Rapimnas Golkar untuk jadi Cawapres Prabowo.

Selanjutnya pada 22 Oktober 2023, Prabowo Subianto mengumumkan Gibran menjadi Cawapresnya.

PDIP saat itu masih menunggu langkah politik Gibran menyikapi manuver elite partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Ternyata, Gibran benar-benar menerima pinangan Prabowo menjadi cawapres.

Prabowo bersama Gibran pun mendaftar ke KPU RI menjadi peserta Pilpres 2024 sebagai Capres-cawapres pada Rabu (25/10/2023).

Namun, PDIP tidak serta merta langsung memecat Gibran.

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo pun sempat mengirimkan pesan seluler kepada Gibran untuk mundur dan mengembalikan KTA.

Namun, pesan FX Rudy tak kunjung digubri Gibran.

Hingga akhirnya Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo melayangkan surat kepada Gibran untuk mundur dan mengembalikan KTA PDIP.

Surat tersebut dilayangkan pada Selasa (31/10/2023).

Ketua DPC PDI Perjuangan FX Hadi Rudyatmo pun mengungkap perbedaan perlakuan antara menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution dan putra presiden, Gibran Rakabuming Raka.

Dirinya sebagai orang Jawa yang mengedepankan sopan santun meminta Gibran untuk mengundurkan diri dan mengembalikan Kartu Tanda Anggota PDI Perjuangan.

"Beda. Kalau di Solo dengan Medan. Sopan santunnya saya pakai. Wong Jowo kok," kata FX Rudy saat ditemui di kediamannya, Selasa (14/11/2023).

Namun, menurut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, DPC PDIP Kota Solo sudah mengeluarkan surat pemecatan untuk Gibran.

Namun, tak diketahui pasti kapan surat tersebut dikeluarkan.

"Surat sudah diberikan DPC (ke Gibran dan Bobby), sama isinya, yang beda hanya tanggal dan yang tandatangan, substansinya sama," kata Hasto di Jakarta.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

(Tribunlampung.co.id/Tribunnews.com)

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved