Perampokan di Pesisir Barat

Breaking News Perampok ATM Mini di Pesisir Barat Diduga Gunakan Senpi Brimob

Perampok di Kabupaten Pesisir Barat diduga menggunakan senjata api (senpi) milik anggota kepolisian dari kesatuan Brimob. 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Saidal Arif
Mobil Brio BE 1384 AAD yang digunakan para pelaku merampok BRILink di Pesisir Barat Lampung 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Perampok ATM (Anjungan Tunai Mandiri) mini di Kabupaten Pesisir Barat diduga menggunakan senjata api (senpi) milik anggota kepolisian dari kesatuan Brimob

Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung mengatakan, pihaknya saat ini tengah memeriksa kebenaran senpi yang diduga milik Brimob digunakan untuk merampok di Pesisir Barat. 

Baca juga: Breaking News Mantan Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto Tutup Usia

Baca juga: Berita Terbaru Tribun Lampung

"Saat ini kami menunggu proses pemeriksaan fisik dan registrasi,"

"Namun benar, senjata api tersebut pabrikan," ujar Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung saat diwawancarai Tribun Lampung via Whatsapp, Sabtu (18/11/2023). 

Terlibat Baku Tembak

Jajaran Subdit 3 Jatanras Polda Lampung berhasil melumpuhkan empat pelaku perampokan BRI Link di Pesisir Barat

Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung Kompol Ali Muhaidori mengatakan, keempat pelaku berinisial D, A, M dan R. 

"Alhamdulillah berkat kerja tim, kami telah menangkap empat pelaku perampokan BRI Link di Pesisir Barat. Mereka kami tangkap di lokasi persembunyiannya," ujarnya, Jumat (17/11/2023). 

Kawanan perampok itu ditangkap di Desa Negara Ratu Wates, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Jumat (17/11/2023) subuh. 

Ali menjelaskan, mereka merupakan komplotan pelaku perampokan BRI Link yang sempat menabrak anggota polisi di Ngambur, Pesisir Barat

Pelaku bersembunyi di sebuah gubuk yang terletak di pinggiran irigasi Desa Negara Ratu Wates. 

Penangkapan tersebut diwarnai aksi baku tembak antara polisi dan pelaku. 

"Pelaku melakukan perlawanan hingga kami akhirnya melakukan baku tembak dengan komplotan tersebut," jelas Ali.

"Kami melakukan penyergapan karena pelaku melakukan perlawanan aktif dengan menggunakan senjata api," tambahnya.

Keempat pelaku selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved