Perampokan di Pesisir Barat

Pistol Perampok di Pesisir Barat Diduga Milik Brimob yang Hilang Sejak 2019

perampok di Pesisir Barat diduga menggunakan senpi organik pistol jenis HS nomor senpi H184521 diduga milik anggota Brimob.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Indra Simanjuntak
(Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra)
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah Astutik saat diwawancarai awak media terkait perampokan di Pesisir Barat, di Mapolda Lampung, Jumat (10/11/2023). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pistol yang digunakan kawanan perampok di Pesisir Barat Lampung diduga milik anggota Brimob Depok Bripka SR yang melakukan pelanggaran peraturan disiplin Polri berupa kelalaian.

Diketahui, perampok di Pesisir Barat diduga menggunakan senpi organik pistol jenis HS nomor senpi H184521 diduga milik anggota Brimob.

Baca juga: Pistol Perampok ATM di Pesisir Barat Buatan Kroasia Kaliber 9 Milimeter

Baca juga: Berita Terbaru Tribun Lampung

Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung mengaku, pistol jenis HS nomor senpi H184521 diduga hilang dilakukan oleh Bripka SR pada 2019.

Bripka AN Paur Provos menerima laporan bahwa Bripka SR diduga melakukan pelanggaran disiplin anggota Polri.

Bripka SR diduga melakukan kelalaian yang mengakibatkan hilangnya senpi organik pistol jenis HS tersebut.

Buatan Kroasia

Polda Lampung mengaku jika senjata api yang digunakan kawanan perampok di Pesisir Barat buatan Kroasia dengan kaliber 9 milimeter.

Polda Lampung masih melakukan pendalaman terhadap senjata api yang diduga digunakan untuk perampokan di Pesisir Barat tersebut.

Diketahui, perampok di Pesisir Barat diduga menggunakan senpi organik pistol jenis HS nomor senpi H184521 diduga milik anggota Brimob.

Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Pol Reynold Elisa Partomuan Hutagalung mengaku, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Mako Korps Brimob untuk mengetahui kebenaran senpi yang digunakan kawanan perampok.

"Kami juga akan berkoordinasi untuk meminta keterangan dan buku bukti senjata sesuai registernya"

"Agar dapat kami cocokan," 

"Senjata itu senpi pabrikan buatan Kroasia dengan peluru berkaliber 9 milimeter dan bukan rakitan," ujarnya, Sabtu (18/11/2023).

Reynold mengatakan, polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait senjata api yang didapatkan tersebut dari tangan para perampok. 

Senjata Pabrikan

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved