Berita Lampung

Polda Lampung Naikkan Status Kasus Joki ke Penyidikan

Namun, Polda Lampung sampai saat ini belum menetapkan tersangka meskipun joki tertangkap basah oleh petugas.

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polda Lampung telah menaikkan status penyelidikan kasus joki CPNS kejaksaan ke tahap pendidikan. 

"Kami tetap akan terus melakukan pendalaman terhadap penangkapan joki CPNS kejaksaan, dan sudah dinaikkan ke tahap penyidikan," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik saat dihubungi Tribun Lampung, Kamis (23/11/2023). 

Namun, Polda Lampung sampai saat ini belum menetapkan tersangka meskipun joki tertangkap basah oleh petugas. 

RDS, joki yang ditangkap di Gedung Graha Achava Join, Bandar Lampung, sampai saat ini masih berstatus sebagai saksi.

Polda Lampung saat ini sedang mendalami dugaan keterlibatan lima orang lainnya, yakni A, R, T, A, dan I.

Kelimanya disebut memiliki peran masing-masing. 

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan mereka," tutur Umi. 

Mereka bertugas merekrut orang untuk menjadi joki dan penampung uang dari penyewa. 

Pelaku lain berperan memanipulasi identitas peserta dan pelaku yang mengerjakan soal tes CPNS. 

"Mereka itu telah berperan merekrut serta memfasilitasi RDS untuk menjadi joki dalam rekrutmen CPNS," jelasnya. 

Polisi juga telah mengetahui dua peserta CPNS yang menyewa jasa joki

"Jadi dua orang yang menyewa joki yakni berinisial N, warga Lampung Tengah, dan D, warga Palembang, Sumatera Selatan," beber Umi. 

Sebelumnya, Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Lampung Ricky Ramadhan mengatakan, petugas Pengamanan Sumber Daya Organ Intelijen Kejati Lampung bersama panitia CPNS menangkap joki tes SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) CPNS Kejaksaan 2023.

"Pada hari Senin tanggal 13 Nopember 2023, bertempat di Gedung Graha Achava Join Jalan Pramuka Nomor 27, Gang Bukit Alam Permai, Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, telah diselenggarakan tes SKD CPNS Kejaksaan 2023 berbasis komputer atau computer assisted test (CAT)," kata Ricky. 

Joki ini terungkap saat Tim PAM SDO Intelijen Kejati Lampung bersama panitia pengawas tes menemukan kejanggalan pada salah seorang peserta.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved