Berita Lampung

Libur Nataru 2024, Lonjakan Lalu Lintas di JTTS Diperkirakan Naik 24 Persen

PT Hutama Karya memprediksi adanya lonjakan lalu lintas pada masa libur Nataru 2024 di Tol Trans Sumatera atau JTTS.

|
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi - Libur Nataru 2024, lonjakan lalu lintas di JTTS diperkirakan naik 24 persen. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - PT Hutama Karya memprediksi adanya lonjakan lalu lintas pada masa libur Nataru 2024 di Tol Trans Sumatera ( JTTS ).

Lonjakan arus lalu lintas saat Nataru 2024 mencapai 24 persen dibanding hari normal.

Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Tambah Armada Pengangkut Sampah

Baca juga: PT KAI Divre IV Tanjungkarang Tertibkan Bangunan di Pasir Gintung Bandar Lampung

Lonjakan arus lalu lintas itu, dikatakan Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo, Selasa (28/11/2023).

"Perusahaan memprediksi lonjakan lalu lintas di JTTS akan meningkat hingga 24 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal," kaya Tjahjo Purnomo.

Dimana secara angka, perbandingan jumlah kendaraan mencapai hampir 300 ribu kendaraan.

"Dari semula 990.000 menjadi 1.230.000 kendaraan," kata Tjahjo Purnomo.

Menurut perhitungan PT Hutama Karya, lonjakan kendaraan akan mencapai puncaknya pada H-2 Natal dan H-2 tahun baru.

"Puncak arus mudik yaitu tanggal 23 Desember 2023 dan puncak arus balik diperkirakan dimulai pada tanggal 30 Desember 2023," terang Tjahjo Purnomo.

Tjahjo Purnomo menyampaikan bahwa dari sisi pelayanan, Hutama Karya telah menyiapkan berbagai strategi
anti-macet.

Diantaranya dengan menyediakan 64 unit alat mobile reader dan top-up asongan.

Tujuannya, untuk mempercepat transaksi serta penerapan sistem holding di rest area di JTTS.

Tjahjo Purnomo menjelaskan, JTTS yang dikelola PT Hutama Karya yang telah beroperasi yaitu Tol Terpeka dan Permai.

"Apabila lonjakan semakin padat, PT HK menyiagakan 2.576 personil dan 289 unit armada siaga," kata Tjahjo Purnomo.

Selain itu, Tjahjo Purnomo mengatakan pihaknya juga akan mengoptimalkan fungsi rest area sebagai buffer zone atau pemecah kemacetan.

Ikuti Berita Tribun Lampung di WA Klik di Sini

(Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer)
 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved