Berita Lampung
Pemkot Bandar Lampung Pantau Harga Sembako Jelang Nataru
Pemkot Bandar Lampung terus pantau harga kebutuhan pangan dan sembako jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Pemkot Bandar Lampung terus pantau harga kebutuhan pangan dan sembako jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sekkot Bandar Lampung, Iwan Gunawan mengatakan, pemantauan harga sembako di Bandar Lampung bertujuan guna menjaga inflasi.
Baca juga: Pohon Tumbang di Jalinsum Penengahan Lampung Selatan, Lalu Lintas Sempat Macet
Pasalanya, menurut data dari BPS Bandar Lampung, inflasi di Kota Tapis Berseri merupakan angka tertinggi di Indonesia yakni 1,06 persen pada November 2023.
Angka tersebut bahkan melampaui angka inflasi nasioanal yakni 0,38 persen.
“Pemkot rutin melakukan rakor dengan pusat terkait langkah-langkah menekan inflasi,”
“Selain itu kita juga kan menggelar pasar murah serta melakukan pembagian beras melalui Dinsos ataupun bantuan dari pusat,”
“Kemudian Pemkot melalui dinas pangan dan dinas perdagangan juga terus melakukan pemantauan harga pangan dan sembako di Bandar Lampung,” terangnya, Jumat (8/12/2023).
Sementara data yang diperoleh dari website siagabapokbandarlampung pada tanggal 8 Desember 2023, harga bahan pangan di Bandar Lampung harga bawang bombay Rp 23.400 per kg, bawang merah Rp 32.000, bawang putih Rp 23.200, beras lokal Rp 12.600, cabai rawit Rp 70.000, cabai merah kriting Rp 82.000, dan cabai rawit caplak Rp 95.000. (Tribunlampung.co.id/ Riana Mita Ristanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pemkot-Bandar-Lampung-terus-pantau-harga-kebutuhan-pangan.jpg)