Berita Lampung

Polisi Belum Mengetahui Asal Proyektil yang Ditemukan Warga Telukbetung Utara

Polsek Teluk Betung Utara belum mengetahui asal proyektil nyasar di rumah Erni warga Kelurahan Kupang Kota, Bandar Lampung

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Erni pemilik rumah menunjukkan lubang di atas plafon akibat peluru nyasar, Senin (18/12/2023). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polsek Teluk Betung Utara belum mengetahui asal proyektil nyasar di rumah Erni warga Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung.

Kapolsek Telukbetung Utara Kompol Yoefi Kurniawan mengatakan, pihaknya belum proyektil itu berasal dari mana. 

Baca juga: 206 Ribu Pemudik Nataru Menyeberang dari Jawa Ke Sumatera

Baca juga: Puncak Arus Nataru di Tanggamus Diprediksi Besok

"Kami belum mengetahui proyektil nyasar tersebut milik siapa dan dari mana berasalnya," tukasnya saat dihubungi Tribun Lampung, Sabtu (23/12/2023). 

Pihaknya sudah membuat LP (laporan polisi) temuan proyektil. 

"Polisi sudah membuat laporan tipe A terkait temuan proyektil di rumah Ibu Erni," kata Kompol Yoefi. 

Pihaknya melakukan penyelidikan dan dirinya bersyukur tidak ada korban jiwa. 

Saksi yang diperiksa baru cucu dari ibu Erni tersebut yang tidur di dalam kamar. 

Sebelumya, Polsek Telukbetung Utara (TBu) bersama tim Inafis Polresta Bandar Lampung, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Erni warga Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Senin (18/12/2023). 

Kanit Reskrim Polsek Telukbetung Utara IPDA Ahmad Julizar mengatakan, peluru tersebut saat ini sedang dilakukan penyelidikan lebih dalam ke Laboratorium forensik. 

"Jadi proyektil peluru nyasar di rumah warga Kelurahan Kupang Kota, Telukbetung Utara, Bandar Lampung diduga berjenis kaliber 9," ujarnya. 

Pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dari mana peluru nyasar tersebut.

Adapun warga Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung kaget ada suara lampu kamar pecah dari dalam kamar. 

"Jadi cucu saya itu bilang ke saya kalau kemarin itu sekitar jam 10.00 WIB ada benda masuk ke kamar dan dikira lampu pecah," kata Erni. 

Cucunya menjelaskan kepadanya bahwa ada plafon yang bolong. 

"Plafon yang kemarin bolong dikira ada yang melempar," 

"Cucu saya sedang beresin kasur sekitar jam 14.00 WIB terlihat di atas kasur dengan tertutup seprai ada proyektil peluru," bebernya. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra) 
 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved