Pemilu 2024

Polri Sebut Kondisi Medsos Terkait Pemilu 2024 Menghangat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut situasi media sosial terkait Pemilu 2024 sudah mulai hangat tapi masih terkendali.

Tayang:
Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut situasi media sosial terkait Pemilu 2024 sudah mulai hangat tapi masih terkendali. 

Tribunlampung.co.id - Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut situasi mendekati Pemilu 2024 sudah mulai menghangat. 

Menurut Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo situasi konflik yang mulai naik tersebut ada di media sosial ( medsos ). 

Baca juga: Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie Prediksi Pemilu 2024 Lebih Bermasalah Dibanding Pemilu 2019

Baca juga: KPK Bakal Hajar Serangan Fajar demi Pemilu 2024 Bebas Korupsi

Meski kondisi di medsos mulai menghangat menjelang Pemilu 2024 namun sampai saat ini masih kondusif. 

Hal itu dikatakan Sigit usai menggelar video conference bersama jajaran Polda Wilayah bersama di Polda Metro Jaya, Minggu (31/12/2023) malam.

"Khususnya setelah itu tentunya kita masih banyak tugas lain 44 hari lagi mungkin ya, akan melaksanakan kegiatan Pemilu. Dan Alhamdulillah sampai sekarang masih terjaga. Walaupun situasi sudah sedikit menghangat di media sosial," kata Sigit. 

Sigit meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan meski punya perbedaan pandangan politik.

"Oleh karena itu tentunya saya imbau di sisa waktu yang ada tentunya kita harapkan bahwa kondisi kerukunan yang ada walupun terjadi perbedaan pendapat terus bisa kita jaga," ujarnya. 

Lebih lanjut, Jenderal Listyo menekankan kerukunan dan perdamaian harus tetap dijaga. 

Dengan demikian, bonus demografi bisa dimanfaatkan dan Indonesia emas 2045 pun bisa diwujudkan. 

"Karena ini sangat penting untuk bisa kita bisa melaksanakan seluruh rangkaian baik pergantian tahun baru, masuk pemilu. Semuanya bisa tetap terjaga untuk kepentingan perjalanan mempersiapkan pemimpin nasional yang memang bisa mewujudkan Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang bisa memanfaatkan bonus demografi yang ada untuk menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Operasi Mantap Brata

Dalam pelaksanaan pengawalan Pemilu, Polri mengerahkan ratusan ribu personel dalam Operasi Mantap Brata untuk mengamankan jalannya pelaksanaan Pemilu 2024.

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan total 434.197 personel dari dari jajaran Mabes Polri hingga Polda di seluruh Indonesia akan dikerahkan.

"Pada pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024, Polri menurunkan personel sebanyak 434.197 personel," kata Sandi di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (27/9/2023).

Sandi berharap, dengan banyaknya personel yang diterjunkan bisa menciptakan pemilu damai, mulai dari tahap pendaftaran para calon hingga pelantikan, termasuk saat pencoblosan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved