Berita Lampung

Kisah 6 Nelayan Selamat saat Perahunya Tenggelam di Perairan Lampung

Enam nelayan selamat saat perahunya tenggelam di perairan Pulau Legundi dengan cara saling kaitkan tali pelampung dan diselamat di Pulau Sebuku.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id
Enam nelayan selamat saat perahunya tenggelam di perairan Pulau Legundi, Pesawaran dengan cara saling kaitkan tali pelampung dan diselamat di Pulau Sebuku, Lampung Selatan 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Kisah Nelayan tenggelam diperairan Lampung, saling ikatkan tali satu sama lain supaya tidak terpisah.

Sebelumnya, 6 nelayan yang tenggelam itu berlayar ke Pulau Legundi, Pesawaran berangkat dari Dermaga TPI Bom Kalianda, Lampung Selatan menggunakan KM Sri Muncul, Rabu (3/1/2024) sekira pukul 22.00 WIB.

Baca juga: Dugaan Korupsi KUR BNI Sidomulyo, Kejari Lampung Selatan Tetapkan 1 Tersangka

Baca juga: Banding Ditolak, Mantan Kades Karya Tunggal Lampung Selatan Tetap Divonis Penjara 3,5 Tahun

Namun, ditengah perjalanan kapal yang dinaiki 6 nelayan asal Lampung Selatan itu mengalami musibah di sekitaran perairan Pulau Legundi.

Mereka pun terombang ambing di laut, hingga akhirnya terdampar di Pulau Sebuku, Lampung Selatan.

Carmin menceritakan kisah pilu yang dihadapinya saat kapalnya tenggelam dan ia bersama teman-temannya pun terombang-ambing di laut.

"Di kapal waktu itu ada 6 orang. Alhamdulilah selamat semua pak. Waktu tenggelam itu jam 8 malam-an. Saya nggak inget persisnya soalnya saya di kapal terus. Tapi lama-kelamaan kapalnya nggak kuat, terus tenggelam," kata Carmin, Nahkoda kapal saat dievakuasi ke Dermaga Bom, Kalianda, Kamis (4/1/2024).

"Lalu, kami berenang menggunakan pelampung. Kami saling mengikatkan diri menggunakan tali pelampung agar tidak terpisah," sambungnya.

Ia mengaku beruntung, sebab ia dan teman-temannya ditemukan oleh nelayan lain yang sedang mencari ikan.

"Saya warga sini, tapi tinggal di Cilegon, dapat istri orang sana. Tapi saya nyari ikannya di sini dan tinggal di sini di Kalianda, sudah 40 tahun saya disini mah.

Ia mengatakan penyebab perahunya mengalami kebocoran karena tidak mampu menahan beban.

"Kayaknya karena kebanyakan ikan. Ombak juga saat itu besar. Kita berangkatnya dari Dermaga Bom Kalianda. Posisi tenggelamnya di sekitaran Pulau Legundi," ujarnya.

(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved