Berita Lampung

Basarnas Lampung Hentikan Pencarian ABK Terjatuh di Perairan Laut Tulangbawang

Basarnas Lampung menghentikan pencarian anak buah kapal (ABK) yang terjatuh di perairan laut Tulangbawang.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Indra Simanjuntak
Dokumentasi
Pencarian anak buah kapal (ABK) yang terjatuh di perairan laut Tulangbawang. Basarnas Lampung menghentikan pencarian. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Basarnas Lampung menghentikan pencarian anak buah kapal (ABK) yang terjatuh di perairan laut Tulangbawang.

Korban adalah Komarudin (39), warga Kangkungan Gebang Mekar kota Cirebon.

Tim penyelamat masih belum menemukan ABK KM Sumber Mandiri yang terjatuh itu.

Diketahui ABK jatuh pada, Sabtu (13/1/2024).

Kepala Kantor Basarnas Lampung Deden Ridwansah mengatakan penghentian pencarian karena periode gawat darurat telah habis.

Setelah ini, proses pencarian akan dialihkan ke metode pemantauan.

"Tanda-tanda penemuan korban belum membuahkan hasil hingga hari ini, maka operasi SAR diusulkan ditutup sesuai standar prosedur Basarnas," kata dia, Sabtu (20/1/2024).

Adapun penghentian pencarian dilakukan karena selang seminggu, pencarian telah dinilai sudah tidak efektif.

"Operasi Pencarian terhadap ABK KM Sumber Mandiri yang terjatuh di Kuala Teladas dinyatakan ditutup pada hari ketujuh," kata dia.

Untuk informasi, kronologi versi Basarnas Lampung, kejadian berawal ketika pada Jumat (12/01) sekitar pukul 05.00 WIB KM.

KM Sumber Mandiri berangkat dari Perairan Kuala Teladas Tulangbawang menuju ke perairan Mesuji. 

Kemudian pada Sabtu (13/01) sekitar pukul 06.00 WIB salah satu ABK nya terjatuh ke laut.

Hal itu dikarenakan angin kencang dan badai. 

Sebelum dilaporkan kepada Basarnas Lampung, KM Sumber Mandiri telah melakukan pencarian secara mandiri namun belum di ketemukan. 

Karena dirasa nihil hasil, mereka barulah melapor ke Basarnas Lampung.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Lampung mengerahkan tim gabungan untuk menuju lokasi dan melaksanakan pencarian dan pertolongan. 

Sementara dalam pencarian tersebut, tim penyelamat terkendala kondisi cuaca buruk.

"Terkendala hujan disertai angin kencang," pungkasnya. (TRIBUNLAMPUNG.CO.ID) 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved