Universitas Lampung
Kelompok KKN Unila Ajari Membuat Kerajinan Macrame Tatakan Gelas
Kelompok mahasiswa KKN Unila mengajari warga Desa Sidoasri, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan membuat kerajinan macrame tatakan gelas.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Selatan - Macrame merupakan seni menyimpul tali yang sudah ada sejak zaman dahulu dan kini kembali populer.
Macrame dapat digunakan untuk membuat berbagai macam kerajinan tangan yang indah dan bermanfaat, seperti gantungan pot, dekorasi rumah, tas, dan aksesoris lainnya.
Kreativitas senantiasa datang dari pikiran dan ide-ide yang terbuka, zaman sekarang tidak ada sekat untuk mendapatkan informasi agar bisa menghasilkan suatu karya.
Sudah banyak produk-produk cantik yang dihasilkan hanya bermodalkan tali, namun memiliki nilai ekonomi tinggi.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) mewadahi mahasiswanya untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan.
Melalui program kerja yang mereka susun sebagai sarana mencapai sebuah pengabdian untuk desa. KKN Unila berkesempatan untuk belajar bersama membuat kerajinan macrame di Desa Sidoasri.
Sosialisasi dan pelatihan ini dilakukan di Balai Desa Sidoasri, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, pada Jumat, 2 Februari 2024, dihadiri anggota pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) Desa Sidoasri dan mahasiswa KKN Unila periode I 2024.
Diinisiasi Kelompok KKN Unila terdiri dari, Atikah Nofitri Rahmah, Chanty Okviraswasti, Desti Dwi Sulistyo Ningrum, Fitri Cahya Karnain, Nadya Ila Sufa, Nisa Juwita, Raya Diva Mawarni, M. Syukri Limbong, Muhammad Zainal Abidin, dan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rinaldo Adi Pratama.
Dalam pembuatannya, digunakan teknik menjalin atau membuat simpul, diawali dengan memotong tali, mengurutkan tali sesuai ukuran, kemudian merangkai tali membentuk lingkaran, dirangkai hingga mendapatkan bentuk yang diinginkan. Bahan dan alat yang digunakan di antaranya tali macrame, gunting, solasi, dan lem perekat.
Dari pelatihan membuat kerajinan macrame, anggota PKK Desa Sidoasri membuat tatakan gelas cantik yang berfungsi untuk estetika, membantu mengurangi gesekan antargelas dan meja sehingga lebih sulit untuk bergerak.
Selain itu, program kerja ini dapat meningkatkan kreativitas serta menambah kekompakan anggota PKK di Desa Sidoasri.
Sosialisasi pembuatan kerajinan tangan dari macrame di Desa Sidoasri diawali dengan pengenalan tentang bahan-bahan untuk pembuatan macrame dan proses pembuatan kerajinan tangan, anggota PKK dibimbing serta diajarkan dalam proses pembuatan kerajinan tangan tatakan gelas dari macrame oleh KKN Unila Desa Sidoasri.
Muhammad Zainal Abidin, mahasiswa Tim KKN Unila berharap, anggota PKK Desa Sidoasri dapat mengkreasikan lagi dan mengembangkan macrame tatakan gelas menjadi produk yang lain seperti taplak meja, tas, dan gorden.
"Hasil dari sosialisasi ini adalah menghasilkan tatakan gelas macrame yang cantik dan unik, peningkatan keterampilan dalam membuat kerajinan tangan," jelasnya.
Lalu pengalaman berkolaborasi dan belajar bersama dalam kelompok, serta peluang untuk menjual atau menghadiahkan tatakan gelas kepada orang lain.
| Tim PKM Unila Serahkan Bantuan Obat-Obatan untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Tim Kesehatan Unila Layani Ratusan Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Meski Akses Sulit |
|
|---|
| Dr Dany Amrul Ichdan Bedah Buku Indonesia Naik Kelas di Universitas Lampung |
|
|---|
| Tim PKM Prodi Farmasi FK Unila Edukasi KLIK dan DaGuSiBu Obat yang Tepat di Dusun Citemen Pesawaran |
|
|---|
| Fabula 2025 Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Festival Bulan Bahasa Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kelompok-mahasiswa-KKN-Unila-mengajari-warga-Desa-Sidoasri12.jpg)