Berita Lampung
Terus Meroket, Harga Beras di Mesuji Tembus Rp 16.500 Per Kg
Harga beras di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Mesuji terus mengalami kenaikan. Terbaru, harga beras mencapai Rp 16.500 per kg, Rabu (21/2/2024).
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Mesuji - Harga beras di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Mesuji terus mengalami kenaikan.
Terbaru, harga beras mencapai Rp 16.500 per kg, Rabu (21/2/2024).
Berdasarkan pantauan Tribunlampung.co.id, kenaikan harga beras dibenarkan sejumlah pedagang di Pasar Berasan Makmur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji.
Sementara pasokan beras tidak ada masalah.
Menurut pedagang di Pasar Berasan Makmur bernama Butet, harga beras tidak pernah mengalami penurunan.
Kini harga tertinggi yang dijualnya menembus angka Rp 16.500 per kg.
"Kalau kenaikan harga itu terus dan tidak pernah turun. Untuk harga tertinggi yang kami jual di angka Rp 16.500 per kg," ujarnya.
Butet menyebut, sejak satu bulan yang lalu harga beras yang dijualnya terus mengalami kenaikan harga di kisaran Rp 300-Rp 500 per kilogram.
Bahkan, harga beras tidak pernah mengalami penurunan harga selama setahun terakhir.
"Dulu itu beras kan kami jual Rp 10 ribu per kilogram dan itu kami jual kayaknya awal tahun 2023, sudah hampir lupa. Artinya hampir satu tahun beras itu tidak turun di angka Rp 10 ribu," jelasnya.
Masih kata Butet, dari informasi yang beredar di masyarakat, harga beras bakal terus mengalami kenaikan.
Meski begitu, stok beras tidak ada masalah.
Pedagang makanan di Desa Brabasan bernama Ardan mengeluhkan tingginya harga beras.
Dengan harga beras Rp 15 ribu per kilogram, keuntungannya berjualan makanan semakin menipis.
"Iya masih tetap untung, tetapi nipis kalau beras yang biasa kami beli itu Rp 15 ribu per kilogram. Bahkan infonya mau naik lagi," ungkapnya.
| Program Magang Jepang 2026 Dibuka di Pringsewu, Peluang Kerja dan Gaji Menjanjikan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Lampung Selasa 28 April 2026, Hujan Berpotensi Turun Malam Hari |
|
|---|
| Pengukuhan Guru Besar Unila, Prof Erna Dewi Soroti Sistem Pemidanaan dalam KUHP |
|
|---|
| 30 Persen Jemaah Haji Pesawaran Lampung Alami Hipertensi, Diskes Perkuat Pengawasan Lansia |
|
|---|
| Magang ke Jepang Dibuka, Peserta dari Pringsewu Lampung Wajib 70 Hari Pelatihan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Stok-beras-di-Pasar-Berasan-Makmur-Mesuji.jpg)