Berita Lampung

Bupati Dendi Ramadhona Tinjau Pendangkalan Sungai Way Kaliawi Pesawaran

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau Sungai Way Kaliawi di Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau yang mengalami pendangkalan.

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau Sungai Way Kaliawi di Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau yang mengalami pendangkalan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau Sungai Way Kaliawi di Desa Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau yang mengalami pendangkalan.

Menurutnya, pendangkalan yang terjadi di Sungai Way Kaliawi terlihat dari beberapa material pinggir jalan yang sudah tergerus oleh aliran air.

Ia menilai, dengan terjadinya pendangkalan itu dapat menutup aliran sungai serta merubah alur sungai.

“Ini yang berbahaya apabila, bila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan aliran deras dapat menabrak dan merusak badan jalan , seperti yang kondisinya saat ini,” ucap Dendi, Sabtu (24/2/2024).

Dendi menerangkan, jalan yang berada di dekat aliran Sungai Way Kaliawi itu nerupakan jalan kabupaten dan akses antar desa.

Dalam peninjauan tersebut, dirinya bersama dengan anggota DPRD komisi III turun langsung mengecek bagian yang perlu dilakukan langkah dan solusinya.

Ia mengaku, terdapat dua solusi untuk mengatasi masalah pendangkalan Sungai Way Kaliawi tersebut.

Solusi pertama adalah melakukan normalisasi sungai.

Normalisasi sungai itu adalah dengan membuat alirannya menjadi lurus dan tidak berbelok.

Lalu, karena ini merupakan penghubung antar desa Kubu Batu, Padang Cermin dan Bayas tentu solusi lainnya adalah dibangunkan jembatan.

“Jadi bisa dilakukan normalisasi di samping dengan pembangunan jembatan antar desa,” kata Dendi.

Karena luas sungai yang dilakukan normalisasi dan jembatan cukup besar, menurutnya membutuhkan anggaran yang besar.

“Mungkin, kalau tidak kuat dalam satu tahun anggaran bisa dilakukan dengan dua tahap,” terangnya.

“Karena bisa terdampak dengan meluapnya air, walaupun tidak langsung ke pemukiman tetapi dapat membuat jalan tertutup,” katanya.

Akibatnya, dapat membuat terganggunya mobilisasi masyarakat antar desa di Kecamatan Way Khilau. 

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved