Berita Lampung
Respons Warga atas Dimulainya Perbaikan Ruas Jalan di Perbatasan Metro-Lampung Tengah
Warga lega proyek perbaikan Jalan Pattimura Metro - Lampung Tengah akhirnya dimulai. Jalan rusak dan genangan selama ini ganggu aktivitas.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- Pemprov Lampung mulai perbaiki Jalan Pattimura perbatasan Metro – Lampung Tengah.
- Warga antusias karena jalan rusak selama ini picu macet & kecelakaan.
- Proyek sepanjang 1,1 km memakai rigid beton & pembenahan drainase.
- Jalan akan ditinggikan 40 cm agar tak lagi tergenang.
- Target selesai lebih cepat, dipakai warga September 2026.
Tribunlampung.co.id, Metro - Harapan warga akhirnya mulai terlihat di ruas Jalan Pattimura perbatasan Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah setelah Pemerintah Provinsi Lampung resmi memulai proyek perbaikan jalan, Senin (11/5/2026).
Warga yang selama ini setiap hari berjibaku dengan jalan berlubang, genangan air, hingga kemacetan menyambut dimulainya pembangunan tersebut dengan penuh antusias.
Satu di antaranya dirasakan Ngatiyah, pedagang nasi keliling yang hampir setiap hari melintasi kawasan Banjarsari, Metro Utara, menggunakan sepeda motor.
Menurutnya, kondisi jalan rusak selama ini membuat aktivitas berdagang menjadi lebih berat karena harus ekstra hati-hati saat melintas.
“Susah kalau lewat sini, harus hati-hati, terutama dari arah Banjarsari mau ke Kota. Sedangkan saya setiap hari berjualan lewat sini,” kata Ngatiyah di lokasi groundbreaking, Senin.
Baca juga: Jalan Pattimura Metro Dikebut, Target Rampung September
Ia berharap perbaikan jalan benar-benar dikerjakan maksimal agar masyarakat tidak lagi kesulitan beraktivitas.
Bagi pedagang kecil seperti dirinya, akses jalan yang baik dinilai sangat berpengaruh terhadap kelancaran usaha dan pendapatan harian.
“Semoga dengan baiknya akses jalan, baik juga untuk para pelaku usaha dan masyarakat yang melakukan mobilitas,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Ilham, warga Lampung Tengah yang hampir setiap hari melintas menuju Kota Metro.
Ia mengatakan kerusakan Jalan Pattimura selama ini sudah lama menjadi keluhan masyarakat karena membahayakan pengendara dan memicu kemacetan.
“Bukan cuma saya yang mengharapkan perbaikan jalan ini, semua masyarakat yang melintasi Jalan Pattimura mulai dari pelajar, pengendara sepeda motor, pedagang pasar, pengendara mobil pribadi, pasti semuanya mengeluh saat jalan rusak. Ini yang ditunggu-tunggu,” kata Ilham.
Ia berharap proyek pembangunan tidak dikerjakan asal-asalan sehingga jalan bisa bertahan lama dan tidak cepat kembali rusak.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan proyek perbaikan ruas Jalan Pattimura sepanjang 1,1 kilometer tidak hanya fokus pada pengaspalan jalan, tetapi juga pembenahan drainase.
Menurutnya, sistem drainase menjadi faktor utama yang selama ini menyebabkan jalan cepat rusak akibat genangan air.
Pemprov Lampung akan menggunakan metode rigid beton atau perkerasan kaku agar jalan lebih tahan terhadap kendaraan bertonase berat maupun cuaca ekstrem.
| Jalan Pattimura Metro Dikebut, Target Rampung September |
|
|---|
| Hilirisasi Kopi Tanggamus, Bupati Saleh Akan Datangkan Alat dari Brasil |
|
|---|
| Komang Sebut ETPD Dapat Tingkatkan PAD Lampung Tengah |
|
|---|
| Libatkan Kementerian, Pornas Korpri Jadi Momentum Kenalkan Lampung di Level Nasional |
|
|---|
| Alasan Gubernur Mirza Sebut Lampung Berpotensi Jadi Lumbung Ternak Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Respons-Warga-atas-Dimulainya-Perbaikan-Ruas-Jalan-di-Perbatasan-Metro-Lampung-Tengah.jpg)