Berita Lampung

Jemaah Haji asal Lampung Wafat di Mekkah

Seorang jemaah bernama Muhammad Sukono Sarwan (64) dilaporkan meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, Senin (1/6/2026) dini hari waktu setempat.

Tayang:
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Dok Ketua JKG 21/M Haikal Ahra
KENANGAN TERAKHIR - Almarhum Muhammad Sukono Sarwan saat berfoto bersama dokter kloter sebelum meninggal dunia. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kabar duka menyelimuti pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M dari Kloter JKG 21 Provinsi Lampung.

Seorang jemaah bernama Muhammad Sukono Sarwan (64) dilaporkan meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, Senin (1/6/2026) dini hari waktu setempat.

Adapun almarhum wafat akibat serangan jantung setelah melaksanakan salah satu rukun wajib haji, yakni tawaf ifadah.

Humas Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Lampung Syarief Ediansyah membenarkan informasi tersebut.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun telah meninggal dunia Bapak Muhammad Sukono Sarwan, umur 65 tahun, kloter JKG 21 asal Pringsewu dini hari tadi di Kota Mekkah," kata Syarief, Senin (1/6/2026).

"Insya Allah beliau mabrur hajinya dan husnul khotimah," lanjutnya.

Ketua Kloter JKG 21 Lampung, Muhammad Haikal Ahra, menjelaskan bahwa almarhum wafat tepat pada pukul 01.58 Waktu Arab Saudi (WAS).

Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, almarhum sempat dilarikan ke Rumah Sakit Shefa Hospital, Mekkah, Arab Saudi.

"Bapak Haji Muhammad Sukono Sarwan pada pukul 01.58 WAS di Shefa Hospital Arab Saudi," ujar Haikal, Senin (1/5/2026).

Haikal membeberkan, almarhum meninggal dunia disebabkan serangan jantung.

Menurutnya, almarhum Sukono mendadak jatuh sakit sesaat setelah menyelesaikan rangkaian rukun penting haji, yaitu tawaf ifadah.

"Beliau meninggal dunia sesaat setelah melakukan tawaf ifhadah dan pulang ke hotel, muntah pingsan dan dilarikan ke rumah sakit akibat serangan jantung," tambahnya.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, almarhum sebenarnya sempat mengabarkan kondisinya yang membaik dan merasa sehat setelah mendapatkan perawatan intensif dari dokter kloter.

Dalam foto dokumentasi terakhir yang diambil pada pagi sebelum kejadian, almarhum tampak tersenyum hangat dan sempat berfoto bersama dr Ari sambil mengacungkan jempol sebagai tanda kondisinya telah bugar.

"InsyaAllah, jenazah almarhum akan disalatkan oleh jutaan jemaah di Masjidil Haram pada waktu salat Duhur hari ini," kata Haikal.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved