Berita Lampung
Jalan Pattimura Metro Dikebut, Target Rampung September
Groundbreaking pembangunan jalan provinsi tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Senin (11/5/2026).
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Metro - Pemerintah Provinsi Lampung mulai melakukan perbaikan ruas Jalan Pattimura, Metro dengan anggaran mencapai Rp 9,3 miliar.
Groundbreaking pembangunan jalan provinsi tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Senin (11/5/2026).
Jihan menjelaskan, perbaikan Jalan Pattimura menjadi perhatian khusus Pemprov Lampung lantaran ruas tersebut memiliki tingkat kepadatan kendaraan yang tinggi dan selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.
“Yang ditunggu-tunggu masyarakat Kota Metro akhirnya datang juga. Hari ini (kemarin) kita melakukan groundbreaking pembangunan ruas Pattimura, ruas jalan Provinsi Lampung yang ada di Kota Metro,” kata Jihan.
Ia menyebutkan, total panjang ruas Jalan Pattimura mencapai sekitar 3,5 kilometer.
Namun, pada tahap awal ini, penanganan dilakukan sepanjang 1.176 meter menggunakan rigid pavement atau perkerasan beton.
Menurut Jihan, meski tingkat kemantapan jalan provinsi di Kota Metro sudah di atas 90 persen, Jalan Pattimura tetap diprioritaskan karena menjadi jalur padat.
“Walaupun nilai kemantapan jalan di Kota Metro sudah di atas 90 persen, kita tidak meninggalkannya begitu saja. Karena density kendaraan di ruas yang belum mantap ini cukup tinggi dan banyak aspirasi masyarakat agar segera diselesaikan,” ujarnya.
Proyek preservasi Jalan Pattimura dikerjakan melalui paket konstruksi senilai Rp 9,355 miliar oleh CV Putra Gupit Mandiri dengan masa pengerjaan selama 180 hari kalender.
Pekerjaan meliputi penyiapan badan jalan, base A, lean concrete hingga rigid pavement lengkap dengan sejumlah pengujian kualitas konstruksi.
Jihan menargetkan tingkat kemantapan ruas Pattimura meningkat dari 66,82 persen menjadi 85,30 persen setelah proyek selesai.
Dia juga mengingatkan kontraktor agar menjaga kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi kontrak dan tidak mengurangi mutu pembangunan.
“Nilai kontrak kita Rp 9,3 miliar, maka pengerjaannya juga harus benar-benar senilai Rp 9,3 miliar. Jangan sampai spesifikasi rigid yang dikontrakkan justru dikerjakan di bawah standar kualitas,” tegasnya.
Selain itu, dia meminta pengerjaan proyek dipercepat. Meski target kontrak selesai pada Desember 2026, Jihan berharap pembangunan dapat rampung lebih awal, yakni September.
“Semoga seluruh rangkaian pekerjaan berjalan lancar dan selesai sesuai target. Kalau bisa dipercepat, kami minta selesai bulan September,” tandasnya.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)
| Komang Sebut ETPD Dapat Tingkatkan PAD Lampung Tengah |
|
|---|
| Libatkan Kementerian, Pornas Korpri Jadi Momentum Kenalkan Lampung di Level Nasional |
|
|---|
| Alasan Gubernur Mirza Sebut Lampung Berpotensi Jadi Lumbung Ternak Nasional |
|
|---|
| Nobar Series Internasional di Lampung, Hadirkan Karya Pemenang hingga Diskusi Film Lintas Negara |
|
|---|
| Investasi di Bandar Lampung, Penanaman Modal Asing Capai Rp 214,2 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/perbaikan-Jalan-Pattimura-Metro-3.jpg)