Bocah Tenggelam di Lamteng

Dalam 4 Bulan Terakhir, Ada 2 Bocah Tenggelam di Irigasi Kotagajah Lampung Tengah

Dalam 4 bulan terakhir ada dua anak yang tercebur dan tenggelam di saluran irigasi Kotagajah, Lampung Tengah.

Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id / Fajar Ihwani Sidiq
Pencarian korban Al Fajri tenggelam di irigasi Kecamatan Kotagajah, Lampung Tengah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Tengah - Kasus bocah tercebur ke irigasi bukan kali pertama terjadi di Kotagajah, Lampung Tengah.

Selain Muhammad Al Fajri (6) korban yang saat ini, pada 4 bulan sebelumnya ada korban Viko Alvian (4) asal Tulang Bawang Barat ditemukan meninggal dunia karena tercebur irigasi Lampung Tengah.

Kala itu korban tercebur di Dusun I Kampung Nambahrejo, Kecamatan Kotagajah, Lampung Tengah pada Jumat (3/11/2023) lalu.

Viko ditemukan 3 km dari tempat dia tercebur, dievakuasi pukul 21.30 WIB setelah 5 jam upaya pencarian tim SAR gabungan. 

Fadil (23) selaku pemuda setempat mengatakan, tanggul irigasi memang berbahaya bagi anak-anak.

"Dua-duanya hampir sama kasusnya, luput dari pengawasan orangtua dan tercebur pada sore hari," katanya kepada Tribunlampung.co.id, Sabtu (30/3/2024).

"Kalau Muhammad Al Fajri tercebur di Dam 17, kalau Viko kemarin tercebur di Dam 15 Kecamatan Kotagajah," imbuhnya.

Pasalnya, kata dia, orang mudah sekali tercebur karena sisi sebelah tanggul irigasi sejajar dengan jalan.

Apalagi, irigasi jika dialiri air, kedalamannya bisa lebih dari 3 meter, dan berarus deras.

"Kebanyakan yang tercebur kondisi irigasinya ada air, jadi yang nggak bisa berenang ya lewat," kata dia.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved