Berita Lampung
Kunjungan Wisatawan ke Tempat Wisata di Pesawaran Naik 5 Persen
Di musim libur Lebaran 2024, jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pesawaran mengalami kenaikan yakni sebesar 5 persen dibanding tahun sebelumnya.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Di musim libur Lebaran 2024, jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pesawaran mengalami kenaikan yakni sebesar 5 persen dibanding tahun sebelumnya.
Hingga Sabtu (13/4/2024), tercatat sudah ada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke tempat wisata di Pesawaran, Lampung, sebesar 1 hingga 2 persen.
Baca juga: Polres Pesawaran Siapkan 4 Regu Pengurai Kemacetan di Jalur Pesisir
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Pesawaran, Anggun Saputra, Sabtu (13/4/2024).
Anggun menilai antusiasme pengunjung wisata di Peswaran dipengaruhi oleh hari libur lebaran yang panjang dibandingkan libur pada lebaran tahun lalu.
“Masa libur panjang yang sampai lebih dari 10 hari ini pasti berpengaruh,” kata dia.
Sehingga, kunjungan wisata libur lebaran ini naik bisa sampai lima persen.
“Untuk untuk data jumlah pengunjung nanti bisa dilihat dari rekapan waktu hari kerja,” katanya.
Ia mengimbau kepada para pengunjung untuk memberikan kontribusi sebesar Rp lima ribu untuk mendapatkan asuransi dalam berwisata.
“Kami punya slogan berwisata aman bahkan dijamin keselamatan jiwanya oleh pemerintah daerah dengan membayar lima ribu per orang,” kata Anggun.
“Dengan membayar kontribusi itu maka akan terjamin dalam menikmati liburan, karena di situ ada asuransi jiwanya,” pungkasnya.
Bupati Tinjau Jalur Wisata
Sebelumnya, Bupati Pesawaran meninjau arus lalu lintas di jalur kawasan wisata, Sabtu (13/4/2024).
Peninjauan kawasan wisata tersebut dilakukan bersama Kapolres Pesawaran.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, mengatakan, ada peningkatan intensitas kendaraan pada hari ini.
Peningkatan tersebut menurutnya terjadi sangat signifikan.
“Jalur wisata ini dari kemarin memang sudah terlihat peningkatan, tapi hari ini jauh lebih meningkat,” ucap Dendi.
Dendi mengimbau para sopir kendaraan besar pengangkut non sembako untuk melintas di waktu tertentu yang telah ditetapkan.
Dia menjelaskan, terlihat beberapa kendaraan besar pengangkut barang selain sembako.
Menurutnya, hal tersebut masih terlihat karena kurangnya pemahaman dan informasi sehingga tetap melintas di jam padat.
“Dengan masih melintasnya kendaraan besar tersebut akhirnya membuat spot kemacetan baru,” terang Dendi.
“Tetapi kami sudah instruksikan kepada jajaran untuk mengimbau para pengendara tersebut dan memberikan waktu untuk memutar kembali,” imbuhnya.
Dia juga mengimbau kepada pengendara kendaraan bak terbuka yang membawa penumpang untuk tidak lagi melanggar aturan seperti itu.
Dirinya pun juga turut memeriksa kondisi transportasi pelayaran untuk para wisatawan.
“Untuk transportasi laut, kami sidak tentang bagaimana keamanan para penumpang, seperti ketersediaan life jacket, kondisi kapalnya dan izinnya,” terang dia.
Selain itu dia memastikan bahwa nahkoda dan ABKnya sudah diberikan pemahaman tentang keselamatan dalam pelayaran.
Siapkan Regu Pengurai Kemacetan
Di sisi lain, Polres Pesawaran menyiapkan empat regu pengurai antisipasi kemacetan di jalur pesisir selama arus balik Lebaran 2024.
Hal tersebut dikatakan Kapolres Pesawaran, AKBP Maya Henny Hijitahubessy pada Sabtu (13/4/2024) saat meninjau arus lalu lintas di tempat wisata.
Dia mengatakan, selain petugas pada pospam, pihaknya juga telah membentuk empat regu pengurai kemacetan.
Regu tersebut yang setiap saat akan berpatroli ketika ada kepadatan atau stuck kendaraan.
“Intinya kami ingin semua lancar tidak terjadi kemacetan,” kata Maya.
Dalam pengawasan pelayaran, Maya menyampaikan pihaknya bersama back up dari Dit Polairud Polda Lampung menerjunkan tim Polairud.
Tim Polairud dilengkapi dengan transpostrsi laut berupa perahu karet untuk melaksanakan patroli.
Maya juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang berwisata menyebrang ke pulau-pulau agar berhati-hati.
“Saya minta tidak berenang melebihi batas yang ditentukan,” pungkas Maya.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya)
| Banjir Bandar Lampung Terus Berulang, Akademisi Unila Soroti Tanggung Jawab dan Tata Ruang |
|
|---|
| Kebakaran Rumah di Ketapang Lampung Selatan, Diduga akibat Korsleting Listrik |
|
|---|
| Wakil Gubernur Lampung Sebut Temuan Kasus Tuberkulosis Masih Jauh dari Target |
|
|---|
| Tahun Ini Pemkab Pringsewu Lampung Kembali Buka Program Magang ke Jepang |
|
|---|
| KPU Lampung Siap Ikuti Regulasi Soal Pembatasan Uang Tunai Saat Pemilu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kunjungan-Wisatawan-ke-Tempat-Wisata-di-Pesawaran-Naik-5-Persen.jpg)