Sengketa Lahan di Mesuji

Ratusan Peserta Aksi Duduki Lahan PT Silva Inhutani Lampung di Register 45

Masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Legiun Veteran Republik Indonesi (LVRI) menduduki lahan PT Silva Inhutani Lampung di Register 45, Mesuji Lampu

Tayang:
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/M Rangga Yusuf
Ratusan warga menduduki lahan di PT Silva Inhutani Lampung, Rabu (24/4/2024). 

Tribunlampung.co.id, Mesuji - Masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Legiun Veteran Republik Indonesi (LVRI) menduduki lahan PT Silva Inhutani Lampung di Register 45, Mesuji Lampung.

Dari pantauan Tribunlampung.co.id, Rabu (24/4/2024) sekitar pukul 11.00 WIB, para peserta aksi usai berdialog dengan stakeholder terkait langsung mencoba menduduki lahan PT Silva Inhutani Lampung.

Saat itu, para peserta aksi harus nekat terjun ke galian dalam perbatasan lahan yang dikuasai PT Silva Inhutani Lampung.

Pasalnya, lahan di Register 45 Mesuji Lampung yang dikuasai anak perusahaan BW itu memiliki batas galian yang cukup dalam.

Untuk mempermudahnya, masyarakat langsung mengikatkan tali sebagai pegangan menyeberang di lahan yang dikuasai PT Silva Inhutani Lampung.

Sampai pada akhirnya, satu per satu peserta aksi berhasil menduduki lahan yang dikuasai PT Silva Inhutani Lampung.

Atas upaya yang dilakukan peserta aksi, dialog pun kembali dilanjutkan.

Namun kali ini dialog itu bersifat terbatas yang dilakukan oleh perwakilan massa bersama KPH Sungai Buaya, aparatur Pemkab Mesuji dan aparat kepolisian.

Hingga para peserta aksi yang mulai menduduki lahan di PT Silva Inhutani Lampung dapat membubarkan diri.

"Kami mohon kepada masyarakat untuk dapat membubarkan diri. Perjuangan kita belum selesai dan perjuangan ini akan terus kami lakukan," ujar Suhaimi selaku korlap aksi.

Kepala KPH Sungai Buaya Edi Hermanto mengaku sangat menghargai aksi damai yang mengatasnamakan dari pihak veteran.

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan oleh peserta aksi itu tetap diterimanya dan akan dilaporkan kepada pihak terkait sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan.

"Yang terpenting aksi damai ini tetap berjalan kondusif demi menjaga kamtibmas di wilayah Kabupaten Mesuji," ungkapnya.

(Tribunlampung.co.id/M Rangga Yusuf) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved