Berita Lampung

JCH Lampung Diperiksa Sebelum Berangkat, Petugas Temukan Alat Cukur Kumis

Para jemaah calon haji (JCH) Lampung menjalani pemeriksaan jelang pemberangkatan perdana, Minggu (12/5/2024). Ditemukan alat cukur kumis.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Petugas sedang memeriksa JCH Lampung saat masuk ke X-Ray. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Para jemaah calon haji (JCH) Lampung menjalani pemeriksaan jelang pemberangkatan perdana, Minggu (12/5/2024). 

JCH mengantre secara tertib di ruangan tempat pemeriksaan atau X-Ray dan metal detector di asrama haji Lampung, di Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung

Para petugas sangat antusias dalam penyelenggaraan keberangkatan perdana jemaah haji asal Lampung

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Lampung Puji Raharjo mengatakan, petugas menemukan alat cukur kumis.

"Alat cukur kumis salah satu barang yang dilarang sudah amankan barang tersebut dan ruangan sudah steril," kata Kakanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo saat diwawancarai Tribun Lampung di depan asrama haji Lampung, Minggu (12/5/2024). 

Puji mengatakan, petugas gabungan yang tadi melakukan pemeriksaan telah berjalan dengan lancar dan tidak ada hambatan. 

"Tetapi sebagian besar pelaksanaan pemeriksaan secara X-ray dan metal detector lancar jaya," kata Puji.

JCH Lampung sebanyak 7.207 orang tersebut ada sekitar 41,67 persen merupakan usianya di atas 60 tahun. 

Kemudian umur 50-59 tahun itu ada 34 persen, untuk yang 40-49 tercatat ada 18,6 persen. 

"Jadi ini tentunya perlu ke hati-hatian semua pihak, dan perlu perhatian khusus dan memberikan pelayanan prima," kata Puji.

"Ketika mereka JCH ini masuk ke lingkungan asrama haji kami langsung yang membawa sampai ke kamar asrama dan itu bentuk pelayanan kami," kata Puji.

Para calon jemaah untuk saling menjaga terutama kesehatannya.

Dengan harapan ibadah hajinya supaya bisa paripurna dalam menyelenggarakan rangkaian ibadah haji

Atik dan Yuliati, dua orang kakak beradik harus menahan kesedihannya karena sang ibu harus pergi selama 40 hari untuk melaksanakan ibadah haji

"Alhamdulillah mamak bisa ke tanah suci meskipun sudah lansia, tapi alhamdulillah memenuhi panggilan Allah SWT," kata Atik. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved