Berita Lampung

Pemkot Bandar Lampung dan Kodim 0410 Sinergi Normalisasi Sungai

Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Kodim 0410 bersinergi menormalisasi sungai secara masif di sejumlah titik rawan.

Tribunlampung.co.id/Komdigi Balam
NORMALISASI SUNGAI - Pemkot Bandar Lampung bersama TNI dari Kodim 0410 Bandar Lampung terus mempercepat penanganan banjir dengan menggencarkan normalisasi sungai di sejumlah titik rawan, Sabtu (18/4/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Kodim 0410 bersinergi menormalisasi sungai secara masif di sejumlah titik rawan.

Langkah ini diambil demi mengurangi risiko luapan air saat hujan deras, Sabtu (18/4/2026).

Satgas penanganan banjir terdiri dari BPBD, DLH, Satpol PP, Dinas PU, aparat kecamatan hingga kelurahan, serta linmas bersama personel TNI.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh tim, meskipun kondisi cuaca sedang tidak hujan.

"Satgas harus tetap siaga, karena bencana bisa datang kapan saja. Kita ingin masyarakat tidak lagi terdampak banjir akibat luapan sungai," ujar Eva.

Pemkot Bandar Lampung saat ini fokus melakukan percepatan normalisasi sungai dan gorong-gorong, termasuk penataan konstruksi badan sungai di beberapa wilayah.

Pembersihan sedimentasi yang menumpuk di aliran air juga menjadi prioritas utama dalam upaya ini.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot dalam menghadirkan solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang selama ini kerap dikeluhkan warga.

Baca juga: Wali Kota Eva Bakal Percepat Penanganan Banjir, Normalisasi Sungai-Perbaikan Drainase

Sebelumnya, mengantisipasi cuaca ekstrem Pemerintah Kota Bandar Lampung bergerak cepat dengan menggelar aksi Jumat bersih serentak, Jumat (17/4/2026).

Instruksi ini langsung dikeluarkan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, sebagai langkah preventif menghadapi potensi curah hujan tinggi yang berisiko memicu genangan hingga banjir di sejumlah titik.

Aksi bersih tersebut dilaksanakan di seluruh wilayah kota, mencakup 20 kecamatan dan 126 kelurahan, dengan melibatkan aparatur pemerintah hingga masyarakat di tingkat lingkungan.

Perwakilan Forum Camat Kota Bandar Lampung, Hendry Satria Jaya mengatakan kegiatan ini merupakan penguatan dari program rutin Jumat Bersih, namun kali ini difokuskan pada normalisasi saluran air.

"Fokus utama pembersihan ada di drainase dan gorong-gorong utama, siring di pemukiman, serta saluran air primer dan sekunder yang rawan tersumbat," ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi drainase yang tidak optimal kerap menjadi penyebab utama terjadinya genangan saat hujan deras.

Tumpukan sampah dan sedimen disebut bisa mengurangi kapasitas tampung saluran air secara signifikan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved