Penyebab Hipertensi, Gejala, dan Pengobatannya
Setiap tanggal 17 Mei diperingati sebagai hari hipertensi sedunia, untuk mengingatkan masyarakat tentang penyakit ini.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: taryono
"Penderita hipertensi dengan tekanan darah tidak terkontrol wajib waspada adanya komplikasi ke jantung dan stroke jika disertai keluhan nyeri dada dan lemah badan, terutama jika tekanan darah diatas 180/110 mmHg.
Pengobatan Hipertensi
Menurut dr Robert, pengobatan hipertensi bisa berbeda pada setiap penderita tergantung seberapa tinggi tekanan darahnya.
Jika tekanan darahnya tidak terlalu tinggi maka pengobatannya bisa dengan menjalankan pola hidup sehat, serta makan dan minum yang sehat.
Jika tekanan darahnya masih belum turun, atau memang sejak awal tekanan darah sudah tinggi, maka perlu minum obat secara teratur dari dokter.
"Obatnya mulai dari yang satu jenis sekali minum sampai dengan kombinasi beberapa jenis obat," ucap dr Robert.
Obat ini harus rutin diminum seumur hidup, walaupun tekanan darahnya sudah terkontrol.
Sebab tekanan darah yang terkontrol dikarenakan oleh minum obat, jika tidak minum obat dikhawatirkan tekanan darahnya naik lagi.
Penyakit yang Identik dengan Orangtua
Banyak orang mengatakan hipertensi adalah salah satu jenis penyakit yang identik dengan orangtua.
Apa yang dikatakan orang-orang ini tidak salah, karena hipertensi banyak dialami orang-orang yang usianya sudah tua.
Tapi ternyata ada juga orang-orang yang masih berusia 30-40 tahunan yang sudah mengalami hipertensi.
Bahkan ada anak muda yang mengalami hipertensi, namun hipertensinya ini adalah jenis hipertensi sekunder.
Hipertensi sekunder adalah hipertensi yang disebabkan adanya penyakit lain, salah satunya karena penyempitan pembuluh darah di ginjal.
"Jadi kalau ada anak muda yang mengalami hipertensi harus dicari penyebabnya, karena penyebabnya harus diatasi juga," ucap dr Robert
| Klinik Pratama UIN RIL Penyuluhan Cegah Sejumlah Penyakit ke Mahasantri |
|
|---|
| 7 Orang Keracunan setelah Konsumsi Daging Anjing, Perut Terasa Terbakar |
|
|---|
| Warga Bandar Lampung Tetap Serbu Pasar Meski Harga Daging Tembus Rp170 Ribu |
|
|---|
| Harga Daging Sapi di Bandar Lampung Tembus Rp 170 Ribu per Kg |
|
|---|
| H-2 Lebaran, Harga Daging Sapi di Pasar Jatimulyo Tembus Rp 145 Ribu per Kg |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/hipertensi-adalah-penyakit-kronis-yang-lebih-dikenal-banyak-orang-dengan-istilah-darah-tinggi.jpg)