Beirta Terkini Nasional
Gerombolan Pesilat Digulung Polisi Gegara Aniaya Pria hingga Tewas
Pria yang dianiaya rombongan Pesilat tersebut sempat koma lima hari di rumah sakit sebelum akhirnya tewas.
"Ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun penjara," tuturnya.
Kasus pengeroyokan berawal ketika korban hendak pulang ke rumahnya.
"Korban sempat ngobrol dengan salah satu orang dari gerombolan tersebut untuk mengklarifikasi terhadap pelaku," ," ucapnya.
Para pelaku memukui korban berulang kali hingga tak sadarkan diri.
"Akibatnya, korban mengalami luka berat hingga koma sehingga langsung dibawa ke Rumah Sakit Petrokimia Driyorejo. Karena koma, korban dirujuk ke RS di Surabaya dan meninggal dunia kemarin," pungkasnya.
AKP Aldhino Prima Wirdhan menambahkan masih ada 3 buron yang belum tertangkap.
"Kami menetapkan DPO 3 orang , dua diantaranya masih di bawah umur, satu orang atas nama Ilham alias Celeng saat ini masih dalam proses pengejaran tim resmob Polres Gresik," pungkasnya.
Salah satu warga menyatakan korban sudah berjuang saat 5 hari dirawat di rumah sakit.
Namun, korban dinyatakan meninggal pada Kamis (23/5/2024).
"SW meninggal kemarin malam. Sempat dirawat di rumah sakit 5 hari. Selama itu korban koma tidak sadarkan diri akibat rasa sakit di kepala," ucao warga.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Gagal Nyalip, Pelajar Putri Tewas Ditabrak Pikap, Alami Luka Berat di Kepala |
|
|---|
| 3 Warga Ditangkap Terkait Tewasnya Pelaku Curanmor di Lampung Tengah |
|
|---|
| Mobil Ford Tabrak Pemotor hingga Tewas di Natar, Sopir Sempat Melarikan Diri |
|
|---|
| Perajin Genteng dan Batu Bata di Lampung Tengah Bersatu, Bentuk Asosiasi Hadapi Krisis Bahan Baku |
|
|---|
| Pelaku Bobol Gerai Mini Bank BUMN di Sidomulyo Ditangkap Kurang dari 24 Jam, Gondol Rp20 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Geger-Jenazah-Perempuan-Dimutilasi-Ditemukan-Dalam-Boks-Kontainer-di-Bekasi.jpg)