Lifestyle

Tips Agar Nail Art Tetap Awet

Nail Artist Lampung Thia Anggraini mengungkapkan merawat kuku yang dihias nail art tidaklah sulit dan mahal.

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Nail Artist Lampung Thia Anggraini. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Memasang nail art memang bisa memberikan rasa kesenangan tersendiri bagi banyak perempuan.

Akan tetapi, rasa senang tersebut seringkali tergantikan dengan kekecewaan nail art yang dipakai memudar dan terkelupas dalam hitungan hari.

Padahal, proses membuat nail art yang cantik seringkali memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Nail Artist Lampung Thia Anggraini mengungkapkan merawat kuku yang dihias nail art tidaklah sulit dan mahal.

Menurutnya, hal terpenting adalah dengan memastikan kuku tetap sehat.

"Mungkin kalo do's-nya lebih ke pakein serum kuku biar kuku tetap sehat," terang Thia, Selasa (4/6/2024).

Selain itu, Thia juga membocorkan bahwa persiapan sebelum melakukan nail art juga tak kalah penting agar mampu membuat nail art menjadi lebih tahan lama.

"Kalo aku biasanya ada prep sebelum nail art. Contohnya pembersihan buat kutikula, primer kuku, basecoat, dan serumnya," jelasnya.

Selanjutnya, ada hal lain yang harus diperhatikan dalam menggunakan nail art. Ini demi membuat kuku tetap cantik dan tidak mudah mengelupas.

"Kalo dont's-nya jangan buka sesuatu yang keras menggunakan kuku tapi pake bantuan alat," kata pemilik akun @hasiltangan_thia itu.

Namun apabila sudah terlanjur terkelupas, Thia menjelaskan hal tersebut dapat diatasi dengan memasang ulang nail art. Pasalnya kondisi nail art yang terkelupas ternyata tak bisa diperbaiki lagi.

"Nggak bisa, harus diremove pasang ulang," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan teknik menghapus nail art juga tak bisa sembarangan. Jika salah, ini bisa merusak kondisi kuku.

"Nah kalo yang ini biasanya yang bikin kuku asli rusak misal dia mau remove nail art tapi removenya dikelopekin atau dicabut sendiri tanpa remove khusus. Jadi kuku aslinya ikut ketarik dan bikin kuku asli tipis," kata dia.

Thia kemudian membocorkan cara menghapus nail art yang benar.

"Harusnya diremove pake alat drill khusus nail art. Nge-removenya nggak sampai kuku asli dan nggak bikin kuku asli rusak," ujarnya.

Tak hanya itu, dia juga tak merekomendasikan untuk terlalu sering mengganti nail art.

Hal ini karena bisa menipiskan kuku.

Bahkan jika pemasangannya tidak tepat dapat menyebabkan kuku berjamur.

"Keseringan gonta-ganti nail art misal dua minggu sekali gitu bikin kuku tipis dan kadang kalo pemasangannya nggak benar kukunya bisa berjamur," kata Thia Anggraini.

(Tribunlampung.co.id/Virginia Swastika)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved