Berita Lampung
Stres Bisa Picu Kanker Serviks, Diskes Pesawaran Ingatkan Perilaku Gonta-ganti Pasangan
Diskes Kabupaten Pesawaran memperingatkan bahayanya berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seksual.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pesawaran - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pesawaran Lampung memperingatkan bahayanya berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seksual.
Salah satu akibat dari bahayanya bila berganti-ganti pasangan adalah terinfeksi persisten Human Papiloma Virus (HPV) Onkogenio yang menjadi penyebab kanker leher rahim atau serviks.
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantas Penyakit (P2P) Diskes Pesawaran Chris Manurung mengatakan, akibat perilaku seksual tersebut dapat meningkatkan risiko seorang wanita terkena kuman HPV.
Sehingga, dirinya memperingatkan jangan berganti-ganti pasangan dalam berhubungan seksual.
“Karena berhubungan pada pria yang sering berganti pasangan dapat 10 kali meningkatkan risiko terkena,” ujarnya.
Selain disebabkan dari faktor perilaku seksual yang meningkatkan resiko, kanker serviks dapat terjadi dari genetik.
“Ya, faktor genetik dari yang memiliki keluarga sedarah yang mengidap kanker serviks,” ucapnya.
Selain itu bisa terjadi dari gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, terpapar asap rokok, stres, malas berolahraga dan pola makan yang tidak sehat.
Untuk itu, dia memberikan tips untuk masyarakat agar terhindar dari bahaya kanker serviks.
Pertama, jangan berganti-ganti pasangan, kedua cek kesehatan secara rutin, hindari asap rokok, rajin berolahraga, jaga pola makan, makanan sehat serta kelola stres dengan baik.
Ketiga, melakukan perlindungan, saat ini sudah tersedia imunisasi vaksin HPV untuk anak wanita kelas lima SD untuk mencegah penyakit kanker leher rahim.
Dia juga menambahkan, sebanyak 15 puskesmas yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Pesawaran memiliki perlengkapan untuk mendeteksi dini kanker serviks (kanker leher rahim) pada wanita.
Chris Manurung mengatakan, 15 puskesmas telah menjalankan kegiatan deteksi dini kanker leher rahim.
“Artinya pada 15 puskesmas di Pesawaran sudah mempunyai perlengkapan atau alat serta tenaga kesehatan yang terlatih untuk pemeriksaan,” ucap Chris kepada Tribun Lampung, Kamis (27/6).
Pemeriksaan kepada wanita begitu penting terutama pada usia 30 sampai dengan 60 tahun.
| DPRD Bandar Lampung Ungkap Keluhan Masyarakat Terkait Proyek Drainase |
|
|---|
| Provinsi Lampung Siapkan Strategi Tingkatkan Produksi Beras di Tengah Ancaman El Nino |
|
|---|
| Gelar Kongres Nasional di Lampung, KMHDI Usung Isu Akselerasi Pembangunan Bangsa |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Lampung Senin 23 Maret 2026, Sebagian Besar Daerah Hujan Ringan |
|
|---|
| Tokoh Lintas Agama Hadiri Open House Wali Kota Bandar Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Diskes-Catat-2-Penderita-Kanker-Serviks-di-Pesawaran.jpg)