Kecelakaan di Lampung Barat

Korban Kecelakaan Bus Ranau Indah di Lampung Barat 31 Orang, 1 Meninggal 9 Luka Berat

Sebanyak 31 orang menjadi korban dalam kecelakaan maut bus Ranau Indah di Pekon Simpang Sari, Kecamatan Sumber Jaya, Lampung Barat, Rabu kemarin.

|
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Polres Lampung Barat
Polisi dibantu warga evakuasi korban. 

“Tingkatkan kewaspadaan dini. Untuk kendaraan berpenumpang, sebelum pergi pastikan kendaraan dalam keadaan yang sehat dan aman,” tambahnya.

Kemudian, lanjut dia, masyarakat juga dituntut untuk selalu mentaati peraturan lalulintas yang ada ketika berada di jalan raya.

“Taati peraturan lalulintas. Dengan menaati itu semua, tentunya kita akan merasa aman dan resiko terjadinya lakalantas pun sedikit,” sebutnya.

Terakhir ia juga memberi pesan kepada masyarakat maupun pengendara agar selalu berdoa ketika ingin berpergian ke luar rumah.

Karena menurutnya, meski sudah berhati-hati, kejadian lakalantas seperti ini bisa terjadi kapan pun dan di mana pun.

“Walaupun kita sudah hati-hati, ada saja pasti orang lain yang lalai dan malah menyebabkan kecelakaan,” ucapnya.

“Maka dari itu kita juga harus selalu berdoa kepada Tuhan agar selalu diberikan perlindungan di mana pun dan kapan pun,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sat Lantas Polres Lampung Barat telah membeberkan kronologis kecelakaan maut bus Ranau Indah di Pekon Simpang Sari, Kecamatan Sumber Jaya.

Kasat Lantas Polres Lampung Barat Iptu Samsi Rizal menceritakan, kronologis berawal saat bus Ranau Indah berjalan dari arah Liwa Lampung Barat hendak menuju Sumber Jaya.

“Sesampainya di TKP di jalan menikung menurun, tiba-tiba bus hilang kendali dikarenakan mengalami lepas terot,” ujarnya.

“Sehingga kendaraan tersebut melaju lurus dan setir tidak bisa dibelokan. Kemudian bus menabrak kendaraan R2 yang dikendarai oleh Eko,” sambungnya.

Setelah itu, lanjut Samsi Rizal, bus bersama pengendara motor masuk ke dalam jurang yang kedalamannya diperkirakan 50 meter.

Akibatnya, pengendara motor tersebut meninggal dunia dan enam dari 30 penumpang bus Ranau Indah dirujuk ke puskesmas setempat.

“Sopir atas nama Sapar dan kondektur atas nama Roni termasuk dirujuk karena patah tulang bagian lengan dan kaki,” sebutnya.

“Sedangkan pemotor atas nama Eko yang merupaka warga Pekon Simpang Sari meninggal dunia,” terusnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved