Berita Terkini Nasional
Terpidana Kasus Vina Cirebon Dapat Hadiah Motor, Langsung Dimandikan Air Kembang
Satu di antara terpidana pembunuhan Vina Cirebon dan Eky, yang kini telah bebas, Saka Tatal, mendapat hadiah motor dari seorang pengusaha.
Tribunlampung.co.id, Cirebon - Satu di antara terpidana pembunuhan Vina Cirebon dan Eky, yang kini telah bebas, Saka Tatal, mendapat hadiah motor dari seorang pengusaha.
Diketahui, Vina adalah gadis 16 tahun asal Kampung Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat, yang tewas bersama kekasihnya, Eky, di Jalan Raya Talu, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Sabtu 27 Agustus 2016. Keduanya disebut menjadi korban penganiayaan geng motor.
Usai terbebas dari kasus pembunuhan Vina Cirebon, Saka Tatal mengaku bersyukur.
Saka Tatal mengaku senang diberi hadiah sepeda motor dari bos durian bernama Tiara Rahmi Pertiwi.
Adapun motor yang diberi bos durian itu berjenis Suzuki Smash berwarna hitam kuning.
Uniknya, di motor pemberian Saka tertera nomor polisi unik S 4444 KA untuk Saka.
Namun Tiara pun mengaku, nopol tersebut hanya untuk simbolis saja dan sebagai kenang-kenangan bagi Pegi dan Saka.
"Kalau nopol aslinya bukan itu sih, enggak mungkin saya publish ya, karena nopol kendaraannya itu 'kan privasinya Pegi dan Saka ya," ujar Tiara Rahmi Pertiwi dilihat TribunnewsBogor.com, Senin (15/7/2024).
Motor dimandikan
Sementara itu, usai menerima hadiah, Saka Tatal langsung menggelar tradisi surak dan mandi kembang.
Keluarga dan kerabat terdekat terlihat antusias untuk mengikuti tradisi mandi kembang.
Tak hanya itu, warga sekitar juga ikut senang karena ada rangkaian sebar uang receh.
Tradisi surak atau mandi kembang dilakukan keluarga Saka Tatal sebagai tanda syukur dan diajuhkan dari segala macam bahaya.
Saka Tatal pun mengaku terkejut dengan hal yang diberikan terhadapnya.
"Awalnya juga saya tidak menyangka bakal ada kejutan seperti ini. Tidak tahu sebenarnya," paparnya.
| Polisi Buru Empat Perampok yang Tewaskan Nenek di Rumbai, CCTV Ungkap Identitas |
|
|---|
| Terdakwa Pembunuh Haji Sahroni Sekeluarga Teriak Usai Sidang, “Saya Bukan Pelaku!" |
|
|---|
| Keistimewaan Sel Rp60 Juta untuk Tahanan Korupsi di Lapas Blitar, Dibongkar Kalapas |
|
|---|
| 9 Orang Ditabrak Mobil Diduga Milik Kepala Dinas, 1 Siswa SD Meninggal di TKP |
|
|---|
| Kenangan Ari Sebelum Vica Berpulang, Alumni Unila Jadi Korban Kecelakaan Kereta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Terpidana-Kasus-Vina-Cirebon-Dapat-Hadiah-Motor-Langsung-Mandikan-Kembang.jpg)