Berita Lampung

Peran Koperasi Diharapkan Mampu Menjawab Tantangan Krisis Masa Depan di Lampung Barat

Pemkab Lampung Barat berharap keberadaan koperasi di Lampung Barat bisa memiliki peran penting dalam menjawab tantangan krisis di masa depan.

Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Diskominfo
Peringatan Hari Koperasi ke-77 di Lampung Barat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Barat - Pemkab Lampung Barat berharap agar keberadaan koperasi di Lampung Barat bisa memiliki peran penting dalam menjawab tantangan krisis di masa depan.

Hal itu disampaikan oleh Staff Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sugeng Raharjo saat peringatan Hari Koperasi ke-77 di Gedung PLUT, Selasa (30/7/2024).

Sugeng mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir bangsa-bangsa di dunia tak terkecuali di Lamlung Barat bakal menghadapi himpitan krisis yang tidak mudah.

“Mulai dari krisis ekonomi, krisis pangan, krisis energi, krisis iklim dan bahkan krisis geopolitik,” ujarnya mewakili Pj Bupati Lampung Barat Nukman.

“Diperkirakan puncak dalam krisis-krisis tersebut dapat menambah ketidakpastian dalam segala sendi kehidupan,” sambungnya.

Tantangan serupa juga terasa dampaknya dan tengah dirasakan di tanah air, seperti gejolak harga pangan dan ketidakpastian masa panen.

Sugeng Raharjo berharap agar peran koperasi yang ada di Indonesia serta turunannya dapat menjawab semua masalah tersebut.

“Menjadi penting untuk merefleksikan bagaimana agar peran koperasi semakin strategis dalam menjawab tantangan krisis dan ketidakpastian tersebut,” jelasnya.

“Khususnya untuk mempercepat ikhtiar kebangsaan keluar dari middle income trap (jebakan pendapatan menengah),” terusnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan segenap anggota koperasi di mana pun berada.

“Ketekunan dan keteladanan saudara-saudara dalam berkoperasi telah ikut mengantarkan ekonomi Indonesia semakin berkualitas," kata dia. 

"Namun, tidak boleh cepat berpuas diri, Kita membutuhkan lebih banyak lagi orang indonesia yang berkoperasi," lanjutnya. 

Dalam hal ini, pihaknya juga mengaku saat ini membutuhkan lebih banyak lagi koperasi-koperasi sektor riil, sektor produktif.

“Sebab keberadaannya dinilai mampu mengoptimalisasi pengelolaan sumber daya alam agar lebih adil dan menyejahterakan," pungkasnya.

Diketahui, peringatan Hari Koperasi ke-77 tahun ini mengangkat tema Koperasi Sebagai Ekosistem Untuk Konsolidasi, Akselerasi dan Eskalasi Ekonomi Mikro dan Cecil.

Upacara peringatan diikuti oleh Kepala Diskopdag Tri Umaryani, pengawas, pengurus dan anggota koprasi tingkat kecamatan.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Bobby Zoel Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved