Kepala Sekolah Marahi Murid

Kepala Sekolah Lampung Selatan yang Viral Marahi Murid Bakal Kena Sanksi

Oknum kepala sekolah yang viral marahi murid tersebut merupakan Kepala MTs Islamiyah, Ketapang, Lampung Selatan bernama Supriyanto. 

tangkap layar video viral
Oknum kepala sekolah di Lampung Selatan yang viral marahi murid sampai menangis bakal kena sanksi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Selatan - Pihak yayasan, komite, dan pengawas berencana memberikan sanksi kepada kepala sekolah di Lampung Selatan yang videonya viral marahi murid hingga menangis.

Oknum kepala sekolah yang viral marahi murid tersebut merupakan Kepala MTs Islamiyah, Ketapang, Lampung Selatan bernama Supriyanto. 

Kepala Yayasan MTs Islamiyah Ketapang, Lampung Selatan, Rosid menyayangkan sikap kepala sekolahnya yang dinilai telah mencoreng nama baik sekolah.

Maka dari itu, Rosid menyebut pihaknya akan mengambil langkah-langkah terhadap kepala sekolahnya itu.

Pihaknya menyikapi kejadian tersebut dengan rapat wali murid dan pengurus sekolah.

"Peristiwa ini benar terjadi di MTs Islamiyah. Kami dari yayasan akan melakukan rapat dengan wali murid dan pengurus sekolah untuk menentukan langkah selanjutnya," ujar Rosid, Minggu (22/9/2024).

Ia menjelaskan keputusan akhir mengenai sanksi untuk Supriyanto akan ditentukan setelah musyawarah antara pihak yayasan, komite, pengawas sekolah, dan wali murid.

"Ya bisa berupa pemecatan atau pemberhentian dari jabatannya sebagai kepala sekolah," ujarnya.

Kepala Sekolah Akui Tersulut Emosi

Seorang kepala sekolah dalam video viral marahi murid di Lampung Selatan hingga menangis akhirnya buka suara.

Oknum kepala sekolah yang marahi murid di Lampung Selatan itu, yakni Supriyanto merupakan Kepala MTs Kecamatan Ketapang.

Ternyata kepala sekolah di Lampung Selatan tersebut menyesali perbuatannya memarahi murid hingga menangis.

Oknum kepala sekolah ini pun menyadari jika perbuatannya tersebut salah. 

 "Saya mengakui kesalahan saya dan meminta maaf atas tindakan intimidasi yang tidak sepantasnya saya lakukan kepada siswa-siswi," ujarnya, Minggu (22/9/2024).

Supriyanto mengaku, saat itu dirinya tersulut emosi lantaran ada berita beredar yang dia akui belum pasti kebenarannya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved