Kepala Sekolah Marahi Murid

Kepala Sekolah yang Viral Marahi Murid di Lampung Selatan Akui Tersulut Emosi

Oknum kepala sekolah yang marahi murid di Lampung Selatan itu, yakni Supriyanto merupakan Kepala MTs Kecamatan Ketapang.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Akui tersulut emosi, Supriyanto oknum kepala sekolah di Lampung Selatan viral karena marahi murid hingga menangis. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung SelatanSeorang kepala sekolah dalam video viral marahi murid di Lampung Selatan hingga menangis akhirnya buka suara.

Oknum kepala sekolah yang marahi murid di Lampung Selatan itu, yakni Supriyanto merupakan Kepala MTs Kecamatan Ketapang.

Ternyata kepala sekolah di Lampung Selatan tersebut menyesali perbuatannya memarahi murid hingga menangis.

Oknum kepala sekolah ini pun menyadari jika perbuatannya tersebut salah. 

 "Saya mengakui kesalahan saya dan meminta maaf atas tindakan intimidasi yang tidak sepantasnya saya lakukan kepada siswa-siswi," ujarnya, Minggu (22/9/2024).

Supriyanto mengaku, saat itu dirinya tersulut emosi lantaran ada berita beredar yang dia akui belum pasti kebenarannya.

"Saat itu saya terbawa emosi, karena ada kabar yang tidak enak, lalu murid-murid percaya, padahal informasi itu belum tentu kebenarannya," kata Supriyanto.

Saat ini, ia mengaku pasrah dan siap menerima konsekuensi dan sanksi dari pihak Yayasan.

"Saya siap menerima keputusan yayasan dengan lapang dada," ucapnya.

Sebelumnya, sebuah video yang mempertontonkan seorang kepala sekolah yang marah kepada muridnya di Lampung Selatan viral.

Video viral kepala sekolah marahi murid hingga menangis di Lampung Selatan tersebut berdurasi 42 detik.

Ternyata kepala sekolah di Lampung Selatan tersebut sedang mendesak para murid untuk membongkar ucapan seorang guru yang dianggap menyinggungnya.

Video viral kepala sekolah marahi murid ini ternyata terjadi di sekolah yang ada di Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan.

Oknum kepala sekolah dalam video viral tersebut berinisial Su.

Diduga pemicu kepala sekolah marah kepada murid dipicu oleh persoalan yang terjadi dengan seorang guru.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved