Berita Lampung
Sejumlah Warga Kalianda Lampung Selatan Dikumpulkan Polisi untuk Cegah Tawuran
Para orang tua ini dikumpulkan di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Kalianda karena anak mereka terlibat dari rencana aksi tawuran.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Selatan- Sejumlah orang tua di Kalianda, Lampung Selatan dikumpulkan polisi karena ulah anak-anak mereka, Sabtu (19/10/2024) kemarin.
Para orang tua ini dikumpulkan di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Kalianda karena anak mereka terlibat dari rencana aksi tawuran.
Disamping karena sepeda motor anak-anak yang hendak tawuran diamankan ke Mapolsek Kalianda, Polres Lampung Selatan.
Kapolsek Kalianda Iptu Sulyadi mengatakan, motor itu diamankan polisi lantaran saat disambangi petugas anak-anak remaja yang hendak tawuran tersebut melarikan diri.
Dua kelompok remaja itu berhasil dibubarkan polisi sebelum tawuran terjadi pada 13 Oktober 2024 tengah malam.
Polisi lantas menyita sembilan unit motor, 12 HP dan tiga bilah bambu sepanjang tiga meter dari kelompok remaja yang ada di Jalan Cinta.
Kemudian mengamankan senjata tajam celurit panjang sekitar 2 meter, besi modifikasi sepanjang tiga meter dan parang panjang sekitar 1 meter dari kelompok remaja di lokasi Pantai Batu Rame.
Atas pengamanan barang bukti para remaja yang hendak tawuran, beberapa hari kemudian orang tua mendatangi Mapolsek Kalianda.
Sejumlah orang tua dari para remaja mendatangi Mapolsek Kalianda dengan alasan ingin mengambil kendaraan anaknya.
"Orang tua yang hadir justru tidak tahu, kalau anaknya itu mau tawuran," kata Kapolsek Kalianda Iptu Sulyadi Senin (21/10/2024).
Setahu orang tua, lanjut Sulyadi, motor anaknya ditahan polisi lantaran terjaring patroli. "Intinya anaknya sedang mencari pembenaran," tuturnya.
Lantas pada Sabtu (19/10/2024) Polsek Kalianda mengumpulkan para orang tua dan remaja yang terlibat dalam rencana aksi tawuran tersebut.
Sulyadi mengatakan, bahwa pihaknya memberi arahan sebagai upaya pencegahan.
Upaya itu sejalan dengan arahan Kapolres Lampung Selatan, yang kerap mengeluarkan imbaun terkait pencegahan aksi tawuran kelompok remaja.
"Untuk kendaraan bermotor, kita serahkan ke orang tuanya, dengan catatan mereka dapat menunjukan bukti kepemilikan kendaraan bermotor tersebut berupa STNK dan BPKB," tukas Sulyadi.
| Tepergok Mencuri di Minimarket Pringsewu, Maling Bersimbah Darah Tabrak Pintu |
|
|---|
| Tata Kelola Pemkot Makin Baik, Eva Dwiana Sabet National Governance Award 2026 |
|
|---|
| Influencer di Bandar Lampung Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polda Lampung |
|
|---|
| Distribusi Tersendat, Harga MinyaKita di Pesawaran Lampung Melonjak |
|
|---|
| Terbagi 2 Kloter, Jemaah Haji Tanggamus Lampung Berangkat 7 Mei dan 17 Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sejumlah-warga-Kalianda-Lampung-Selatan-dikumpulkan-polisi-demi-cegah-tawuran.jpg)