Berita Lampung

Polda Lampung Laksanakan Serpas 1.299 Personel ke Polres dan Polresta Jajaran

Polda Lampung melaksanakan pergeseran pasukan atau serpas terhadap 1.299 personel ke polres dan polresta jajaran. 

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika usai memimpin upacara pergeseran pasukan (serpas) 1.299 personel ke polres dan polresta jajaran, Senin (25/11/2024). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polda Lampung melaksanakan pergeseran pasukan (serpas) terhadap 1.299 personel ke polres dan polresta jajaran. 

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengatakan, pihaknya melaksanakan serpas terhadap seribuan pasukan tersebut untuk memastikan pilkada berjalan dengan lancar, 

"Kami sengaja menggelar apel serpas serta juga mengecek proses terakhir kesiapan pasukan dari power on hand Polda Lampung," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika di sela-sela pengecekan serpas di Mapolda Lampung, Senin (25/11/2024). 

Personel 1.299 orang ini akan ditugaskan untuk membackup beberapa polres yang meminta bantuan perkuatan dari Polda Lampung

Dengan harapan untuk mendukung pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah. 

TPS tersebar di seluruh wilayah dengan harapan tugas ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya bersama polres setempat. 

"Saya ingin menyampaikan bahwa agar para petugas untuk merangkul dan bekerja sama dengan semua elemen masyarakat untuk menyukseskan pilkada," ujar Irjen Pol Helmy. 

Ia mengatakan, polisi harus meyakinkan untuk mengawal Pilkada dan harus mampu menunjukkan kedewasaan berdemokrasi di Provinsi Lampung.

Dengan harapan memberikan contoh bagi provinsi lain tentang kedewasaan berdemokrasi. 

"Saya menyampaikan apresiasi personel Polda Lampung yang siap mengamankan pilkada dan diharapkan agar personel kerjakan secara maksimal," ucapnya.

Pihaknya meminta untuk melakukan pengamanan Pilkada secara baik dengan harapan bisa menjaga kehormatan untuk dijalankan dengan baik.

"Diharapkan semua tahapan bisa berjalan dengan lancar, penekanan yakni siapkan fisik, mental, disiplin kerja. Polisi bersikap netral dan tanamkan serta niatkan sebagai tugas mulia," kata Irjen Pol Helmy.

Polisi harus mengamankan hak pilih dan tanamkan pilkada untuk menjadi ladang ibadah. 

Pedomani peraturan perundang-undangan dan pahami di TPS, dan melaksanakan apa yang diharapkan serta tunjukkan profesionalisme hingga integritas yang tinggi. 

Polisi harus menjaga sikap, pihaknya berusaha berikhtiar selanjutnya doa bersama semoga allah SWT diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas pilkada 2024.

Karena ekskalasi pilkada hubungannya dengan relasi kekerabatan jauh lebih dekat ketimbang dari pilpres, hingga partai pendukung.

Tentunya ini menjadi tantangan, sehingga dapat menunjukkan integritas dalam menjalankan tugas pokoknya.

"Kita juga harus dapat memastikan bahwa keamanan dan ketertiban berjalan dengan baik dan bisa dirasakan masyarakat," papar Irjen Pol Helmy.

Meskipun pilkada dengan beragam aktifitas, maka diharapkan masyarakat dengan kegiatan sosial ekonomi tak boleh terganggu. 

"Maka dari itu untuk mendukung pilkada 2024 Polda Lampung akan memberangkat ribuan personel pengamanan ke tps selama 3 hari ini sejak 26-28 November 2024," kata Irjen Pol Helmy. 

Namun saya sampaikan dengan terhitung, kemudian apabila ada kebijakan lebih lanjut apakah diperpanjang maka harus tulus iklas dah serius untuk tugas tersebut. 

"Berangkat bersama-sama kembali juga bersama, personel brimob, samapta hingga polairud juga diterjunkan dalam pengamanan pilkada," ujar Irjen Pol Helmy.

Petugas pengamanan dilarang membawa senjata saat pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved