Berita Terkini Nasional

Tembak Mati Rekannya, AKP Dadang Iskandar Resmi Dipecat dari Polisi

Pelaku penembakan terhadap Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, Kompol Ryanto Ulil Anshar, yakni AKP Dadang Iskandar, resmi dipecat sebagai polisi.

Tribunnews.com/Reynas Abdila
Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo memberikan pernyataan pers terkait pemecatan AKP Dadang Iskandar sebagai anggota polri di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (26/11/2024). | Pelaku penembakan terhadap Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, Kompol Ryanto Ulil Anshar, yakni Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar, resmi dipecat sebagai polisi. 

Adapun kasus ini terjadi setelah Sat Reskrim Polres Solok Selatan mengungkap dan menangkap pelaku tambang galian C.

Dari laporan polisi mulanya Ulil Ryanto mendapat telepon dari Dadang Iskandar terkait penangkapan terhadap pelaku tambang galian C yang dilakukan timnya.

Saat itu, pelaku yang diamankan sedang dalam perjalanan ke Mapolres dan sesampainya di ruang Reskrim Polres Solok Selatan, penyidik pun melakukan pemeriksaan.

Saat pemeriksaan itu berlangsung, penyidik yang memeriksa pelaku mendengar bunyi tembakan dari luar ruangan dan saat itu melihat Kasat Reskrim tergeletak dengan luka tembakan.

Sementara itu, Kabag Ops yang diduga sebagai pelaku terlihat pergi meninggalkan Mapolres dengan mobil dinas Polri.

Saat dibawa dan diperiksa di Puskesmas setempat, Ulil Ryanto terkena dua tembakan di bagian kepala, yakni di bagian pelipis dan pipi kanan.

Kabag Ops diduga menembak menggunakan senjata api pendek jenis pistol. 

Barang bukti tersebut sudah diamakan bersamaan dengan beberapa selongsong peluru.

Jenazah AKP Ryanto Sudah Tiba di Makassar

Sebelumnya, jenazah AKP Ryanto sudah sampai di kampung halamannya sekaligus rumah duka di Kompleks Antang Jaya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (23/11/2024) dini hari sekitar pukul 01.10 WITA.

Saat jenazah Kasat Reskrim itu tiba, keluarga langsung menangis histeris.

Peti jenazah yang dibalut bendera merah putih tiba dengan pengawalan ketat dari personel Brimob Polda Sulsel.

Keharuan menyelimuti rumah duka ketika keluarga dan sahabat almarhum menyambut kedatangan jenazah.

Isak tangis keluarga yang tak kuasa menahan emosi mewarnai momen tersebut.

Setelah itu, dikutip dari Tribun Timur, ibadah penghiburan pun langsung dilakukan dengan diiringi lagu pujian.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved