Berita Lampung
Kisah Pilu Warga Way Haru Pesbar Ditandu Viral di Medsos, Antarkan Amsiyah Berobat ke Puskesmas
Cerita pilu kembali datang dari daerah terisolir Way Haru di Kecamatan Bangkunat, Pesisir Barat, Lampung.
Penulis: saidal arif | Editor: Teguh Prasetyo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID. PESISIR BARAT - Cerita pilu kembali datang dari daerah terisolir Way Haru di Kecamatan Bangkunat, Pesisir Barat, Lampung.
Amsiyah (32), ibu muda warga Pekon Way Tiyas harus ditandu pakai sebatang bambu melewati jalan tanah merah yang licin, menyebrangi sungai hingga bibir pantai untuk mendapatkan perawatan setelah melahirkan.
Dan kisah pilu tersebut sontak viral di media sosial dan menjadi sorotan masyarakat.
Di dalam video itu tampak sejumlah warga menggotong seorang wanita mengunakan tandu sebatang bambu dan sarung ala kadarnya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun Lampung, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (3/12/2024) kemarin.
Saat itu, Amsiyah terpaksa digotong menggunakan tandu untuk menuju Puskesmas Bangkunat guna mendapatkan perawatan medis pascamelahirkan.
"Mohon bantuannya dengan sangat, kepada pemerintah agar memperhatikan kami warga Way Haru," ucap warga dalam video.
Sementara Pj Peratin Pekon Way Tiyas, Margono saat dihubungi melalui sambungan seluler belum bisa dihubungi.
Sedangkan Peratin Pekon Way Haru, Dian Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
"Iya benar itu warga Pekon Way Tiyas, ia ditandu menuju Puskesmas Bangkunat untuk mendapatkan perawatan,"jelasnya.
Dikatakannya, warga tersebut harus dilarikan ke puskesmas karena setelah melahirkan masih terdapat bagian ari-ari yang belum bisa keluar.
Sehingga ia harus segera mendapatkan perawatan medis.
Dan kini setelah sempat dirawat di Puskesmas Bangkunat, Amsiyah kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu.
"Warga itu saat ini sudah di rawat di Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu," tandasnya.
Sebelumnya kisah pilu juga dialami warga Way Haru, Pesisir Barat, Lampung, bernama Sutinah (42), pada tahun 2022 lalu.
Daftar 8 Pejabat Eselon III Lampung Selatan yang Baru Dilantik |
![]() |
---|
Bulog Lampung Sebut Stok Beras Bisa Suplai Provinsi Tetangga |
![]() |
---|
Bulog Lampung Tunggu Instruksi Pusat Soal Penyesuaian Harga Beras SPHP |
![]() |
---|
HET Beras Naik, Bulog Lampung Sebut Masih Jual Beras SPHP Rp 12.500 per Kg |
![]() |
---|
Gerak-gerik Mencurigakan, Pria di Pringsewu Kedapatan Bawa Sabu 9,59 Gram di Saku Celana |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.