SDN 1 Gunung Terang Bandar Lampung Gelar Karya P5, Market Day Hingga Festival Permainan Tradisional
Acara yang memadukan Pameran, Market Day dengan Festival Permainan Tradisional ini dihadiri para murid, guru, dan orang tua siswa.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung- SDN 1 Gunung Terang Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung sukses menghelat kegiatan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang berlangsung Kamis (5/12/2024) dan Jumat (6/12/2024).
Acara yang memadukan Pameran, Market Day dengan Festival Permainan Tradisional ini dihadiri para murid, guru, dan orang tua siswa dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan kreativitas.
Kegiatan ini menjadi puncak dari pelaksanaan kurikuler P5 di sekolah.
Plh. Kepala Sekolah SDN 1 Gunung Terang, Eka Yustian Yusuf, S.Si. menuturkan, acara ini dirancang untuk memberikan pembelajaran yang beragam dan mendalam bagi para siswa.
"Kegiatan ini merupakan puncak kegiatan kurikuler Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah kami," ungkap Eka Yustian Yusuf.
Dia mengutarakan, kegiatan ini bertujuan
memberikan pemahaman kepada murid tentang tanggung jawab dan cara mengelola sampah sejak dini.
"Selain itu, kami ingin mengenalkan prinsip kewirausahaan serta melestarikan permainan tradisional,” ujar Eka di sela-sela stand pameran ecobrick murid-muridnya.
Adapun rangkaian kegiatan diantaranya
Market Day yakni memuat kegiatan belajar kewirausahaan siswa sejak dini.
Pada Market Day ini, para siswa mempraktikkan prinsip-prinsip kewirausahaan dengan menjual berbagai produk olahan jeruk dan markisa menjadi makanan ringan dan minuman sehat.
"Selain melatih keterampilan berbisnis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kreativitas dan pengelolaan sampah secara bertanggung jawab," kata Eka.
Orang tua yang hadir memberikan apresiasi atas kreativitas anak-anak mereka.
Salah satu pengunjung, ibu dari murid kelas 5, menyebut jika kegiatan ini menjadi pengalaman yang luar biasa bagi anak-anak.
"Mereka belajar bekerja keras, berinteraksi dengan orang lain, dan memahami nilai uang.” kata dia.
Lalu pada Festival Permainan Tradisional, siswa diajarkan untuk melestarikan warisan budaya.
Sementara itu, Festival Permainan Tradisional menjadi momen menyenangkan yang membawa siswa kembali mengenal permainan seperti lompat tali, congklak, engklek, dan bermain kelereng.
Permainan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai kebersamaan dan kerja sama tim.
Menurut salah satu guru pendamping, permainan tradisional dipilih untuk mengajarkan nilai-nilai luhur budaya Indonesia sekaligus mengurangi ketergantungan anak pada gawai.
Eka Yustian Yusuf berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter unggul.
“Dari sini, kami berharap anak-anak dapat bernalar kritis, mandiri, bergotong royong, serta beriman dan berakhlak mulia,” tandasnya.
Kesuksesan acara ini menjadi bukti nyata komitmen SDN 1 Gunung Terang dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan membentuk pelajar yang berprofil Pancasila.
Semangat dan antusiasme yang ditunjukkan selama kegiatan memberikan harapan akan tumbuhnya generasi yang kreatif, bertanggung jawab, dan cinta budaya. (*)
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)
Prakiraan Cuaca Lampung Hari Ini 28 Agustus 2025, Sebagian Besar Wilayah Berawan |
![]() |
---|
Diskes Bandar Lampung Data Tidak Ada Anak Cacingan dalam 5 Tahun Terakhir |
![]() |
---|
Dandim Sebut Pemusnahan BB oleh Kejari Jadi Simbol Kemenangan Hukum |
![]() |
---|
Gara-gara Kasus Viral di Jabar, Obat Cacing di Apotek-apotek Bandar Lampung Laris Manis |
![]() |
---|
Ribuan Penonton AXIS Nation Cup 2025 Suara Para Juara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.