Berita Lampung

Dispar Pesawaran Pastikan Wisata Aman dan Nyaman dengan Jaminan Asuransi

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pesawaran memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung di Bumi Andan Jejama.

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya
Destinasi wisata Pulau Pahawang Pesawaran. 

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Menyambut lonjakan wisatawan pada libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pesawaran memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung di Bumi Andan Jejama.

Salah satunya adalah melalui jaminan asuransi yang terintegrasi dalam sistem pembayaran digital di destinasi wisata di Pesawaran.

Kepala Dinas Pariwisata Pesawaran, Anggun Saputra, menjelaskan bahwa setiap destinasi wisata di wilayahnya telah diwajibkan menyediakan QRIS atau barcode yang terkoneksi dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan asuransi Jasa Raharja Putra.

Menurut Anggun, hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi para wisatawan yang datang ke Bumi Andan Jejama.

Dengan adanya sistem ini, wisatawan tidak hanya mendukung pengelolaan destinasi secara transparan, tetapi juga otomatis terlindungi asuransi saat berwisata,” ujar Anggun pada Jumat (20/12/2024).  

Anggun menambahkan bahwa sistem ini ibarat payung sebelum hujan.

Jika terjadi insiden yang tidak diinginkan, wisatawan dapat segera mendapatkan perlindungan dan klaim asuransi yang sudah disiapkan.

“Kami berharap, inovasi ini bisa berjalan efektif, sehingga memberikan rasa tenang kepada para wisatawan saat menikmati keindahan alam Pesawaran,” lanjutnya.  

Pesawaran memang dikenal memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan, seperti Pulau Pahawang dan wisata bahari lainnya, yang kerap menjadi tujuan utama para pelancong, terutama saat musim liburan.

Dengan meningkatnya kunjungan, risiko kecelakaan kecil hingga besar tentu tidak dapat diabaikan.

Oleh karena itu, menurut Anggun, asuransi menjadi salah satu langkah antisipatif yang dinilai tepat.  

Selain jaminan asuransi, Dispar Pesawaran juga telah mempersiapkan destinasi wisata agar siap menghadapi lonjakan pengunjung.

“Kami sudah menginstruksikan pengelola wisata untuk meningkatkan standar keamanan, seperti penyediaan fasilitas keselamatan dan ketersediannya petugas di lapangan,” jelas Anggun.  

Langkah ini juga melibatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, TNI, dan instansi kesehatan untuk memastikan libur panjang berjalan lancar.  

(Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya)

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved