Rilis Akhir Tahun Polda Lampung
Pilkada 2024 Berjalan Damai, Kapolda Apresiasi Masyarakat Lampung
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengapresiasi masyarakat yang telah menunjukkan berdemokrasi dengan baik selama Pilkada serentak 2024.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengapresiasi masyarakat yang telah menunjukkan berdemokrasi dengan baik selama Pilkada serentak 2024.
Kapolda mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat yang sudah melakukan pesta demokrasi yang baik.
"Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah melakukan pesta demokrasi yang baik dan ini menunjukkan tingkat kedewasaan berdemokrasi yang sangat baik," ujarnya di GSG Mapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, Senin (30/12/202).
Sehingga pilkada 2024 di Lampung berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada halangan.
Hal tersebut menjadi modal awal yang sangat baik untuk ditunjukan kepara saudara di luar Lampung.
Termasuk jurnalis juga telah melakukan kritik yang pedas untuk masukan kepada Polda Lampung.
Klaim Angka Kejahatan Konvensional Turun 5,03
Polda Lampung mengklaim angka kejahatan konvensional dan kriminalitas di Lampung menurun 5,03 persen.
Kepala Polda Lampung Irjen Helmy Santika mengatakan, pihaknya telah mencatat ada sekitar 11.076 kasus kejahatan konvensional di Lampung pada tahun 2024.
Sedangkan pada tahun 2023 ada sekitar 11.662 kasus kejahatan konvensional masuk dalam laporkan Polda Lampung.
"Jadi ada penurunan sebanyak 5,03 persen angka kejahatan konvensional," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika saat menyampaikan sambutannya di GSG Unila, Senin (30/12/2024).
Pihaknya juga mampu menyelesaikan 6.463 kasus kejahatan konvensional yakni naik 31,26 persen dibandingkan dengan tahun 2023 yang hanya berhasil menyelesaikan 4.924 kasus kejahatan konvensional.
Berdasarkan data tersebut situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Lampung hingga kini masih aman terkendali.
Hal tersebut berkat sinergi semua pihak, termasuk masyarakat di wilayah Lampung.
Dari jumlah kasus kejahatan konvensional tersebut, ada sejumlah kasus yang menonjol seperti perdagangan orang (TPPO) berjumlah 21 kasus.
| Kasus Mafia Tanah di Lampung Naik 41,8 Persen |
|
|---|
| Polda Lampung Catat 32 Orang Meninggal Akibat Lakalantas Selama 2025 |
|
|---|
| Polda Lampung Catat Kejahatan Jalanan 2025 Capai 7.031 Kasus, Naik 533 Kasus |
|
|---|
| Tercatat 14 Polisi di Lampung Dilakukan PTDH Selama 2025 |
|
|---|
| Kapolda Helfi Ingatkan 511 Perusahaan di Lampung Beri 20 Persen Lahan HGU ke Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kapolda-mengapresiasi-dan-berterima-kasih.jpg)