Advertorial

Luar Biasa! Enam Orang Indonesia berhasil jadi Dosen Muda di Kampus Top Jepang!

Enam orang Indonesia berhasil menjadi dosen muda di kampus top Jepang, rentang usia para profesor ini ada yang 32 hingga 38 tahun.

|
Istimewa
Enam orang Indonesia berhasil menjadi dosen muda di kampus top Jepang, rentang usia para profesor ini ada yang 32 hingga 38 tahun. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Menjadi dosen di Jepang bisa menjadi posisi yang sangat sulit didapatkan, terutama bagi orang asing.

Ada beberapa alasan mengapa ini terjadi diantaranya seperti persyaratan yang ketat yakni untuk menjadi dosen di Jepang, biasanya diperlukan gelar akademik tinggi, pengalaman penelitian yang cukup, kemampuan Bahasa Inggris dan kemampuan Bahasa Jepang yang baik sangat dibutuhkan.

Lalu sistem rekrutmen yang sering kali sangat struktural dan mungkin berbeda dengan di negara lain. Ini bisa menjadi tantangan bagi orang asing yang tidak terbiasa dengan sistem ini.

Ketimpangan kebutuhan dan penawaran, eskipun ada kebutuhan akan dosen, jumlah kandidat yang memenuhi persyaratan juga cukup besar, sedangkan formasi yang dibuka sangat sedikit, sehingga persaingan menjadi sangat ketat.

Meskipun menjadi dosen di Jepang menjadi salah satu posisi pekerjaan yang sangat sulit didapatkan, namun beberapa pemuda asal Indonesia ini berhasil mendapatkan posisi tersebut.

1.    Assoc. Prof. Dr. Eng. Gde Pandhe Wisnu Suyantara (38 Tahun)
Associate Professor di Department of Earth Resources Engineering, Kyushu University, Japan
https://kyoso.kyushu-u.ac.jp/en/faculty/gde 
https://hyoka.ofc.kyushu-u.ac.jp/html/100020607_en.html

Riwayat Pendidikan:
S1: Teknik Kimia, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
S2: Magister Teknik Proses, Teknik Kimia, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
S3: Department of Earth Resources Engineering, Kyushu University, Japan

2.    Assoc. Prof. Frendy, Ph.D., CPA (37 Tahun)
Associate Professor di Graduate School of Management, Nagoya University, Japan. https://mba.nucba.ac.jp/faculty/frendy_f.html

Riwayat Pendidikan:
S1: Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Jurusan Akuntansi, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
S2: Master of Economics (major in Business Administration), Graduate School of Economics, Nagoya University, Japan
S3: Ph.D. (Economics with major in Business Administration), Graduate School of Economics, Nagoya University, Japan

3.    Assist. Prof. Dr. Eng. Irwan Liapto Simanullang (36 Tahun)
Assistant Professor di Department of Applied Quantum Physics and Nuclear Engineering, Kyushu University, Japan
https://hyoka.ofc.kyushu-u.ac.jp/html/100020657_en.html#contents 

Riwayat Pendidikan:
S1: Teknik Nuklir, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
S2: Department of Nuclear Engineering, Tokyo Institute of Technology, Japan
S3: Department of Nuclear Engineering, Tokyo Institute of Technology, Japan

4.    Assist. Prof. Eko Heru Prasetyo, Ph.D (35 Tahun)
Assistant Professor di Department of Industrial Engineering and Economics, Institute of Science Tokyo, Japan
https://www.linkedin.com/in/prasetyoheru28?utm_source=share&utm_campaign=share_via&utm_content=profile&utm_medium=ios_app 

Riwayat Pendidikan:
S1: Akuntansi, Universitas Kanjuruhan, Malang, Indonesia
⁠S2: Sains Akuntansi, Universitas Gadjah Mada, Indonesia
⁠S2: Economics, Kyoto University, Japan
S3: Economics, Kyoto University, Japan

5.    Assist. Prof. Dani Prasetyawan, Ph.D (33 Tahun)
Assistant Professor di Institute of Integrated Research, Institute of Science Tokyo, Japan
https://t2r2.star.titech.ac.jp/cgi-bin/researcherinfo.cgi?lv=en&q_researcher_content_number=CTT100726338 

Riwayat Pendidikan:
S1: Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Indonesia
S2: Department of Information and Communication Engineering, Tokyo Institute of Technology, Japan
S3: Department of Information and Communication Engineering, Tokyo Institute of Technology, Japan

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved