Petani Singkong Lampung Demo
Diminta Keluar dari Ruang Rapat, Budhi Condrowati: Saya Dibarisan Petani
Sejumlah perwakilan petani singkong melakukan mediasi terkait tuntutan masa aksi soal ketetapan harga menjadi Rp 1.400 per kilogram di DPRD Lampung.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sejumlah perwakilan petani singkong melakukan mediasi terkait tuntutan masa aksi soal ketetapan harga menjadi Rp 1.400 per kilogram di DPRD Lampung.
Namun, mediasi berlangsung memanas hingga puncaknya anggota DPRD Lampung Budhi Condrowati diminta para kordinator aksi keluar dari ruang rapat.
Kala itu, Bundhi Condrowati menyampaikan aturan yang berlaku menindaklanjuti desakan masyarakat.
Dia menjelaskan di DPRD dirinya ditunjuk sebagai salah satu anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).
Dalam aturannya apabila terjadi suatu hal yang urgent maka Perda bisa segera dibentuk.
"Saya ini petani singkong saya tahu betul yang dirasakan petani. Tapi ini ada aturan yang harus dilaksanakan. Sebagai anggota Bapemperda saya tadi menjelaskan aturan itu"
"Tapi saat saya hendak bicara selalu dipotong oleh audien yang hadir, sehingga terjadi kesalahan pahaman," kata Condrowati kepada Tribun Lampung.
Dia menegaskan, dirinya berani menjadi garda terdepan untuk membela masyarakat persoalan singkong.
"Saya tegaskan saya membela dan saya dipihak petani. Namun semua ada mekanismenya, tidak bisa aturan itu dibuat secara instan tanpa proses," tuturnya.
Sebagai upaya DPRD untuk mengatasi persoalan yang dialami Petani Singkong, lanjut Condro, pihaknya tengah berupaya.
"Saya juga pengennya hari ini disahkan, maka DPRD akan melakukan segala upaya supaya harga singkong sesuai harapan masyarakat," pungkas dia.
Sebelumnya sejumlah koordinator petani meminta Budhi Condrowati keluar ruangan saat dirinya tengah menyampaikan aturan yang berlaku.
Rapat para petani dan DPRD sempat terhenti.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)
| Mahasiswa Digebuki Sampai Pingsan, Anggota DPRD Minta Warga Santun Sampaikan Pendapat |
|
|---|
| Mahasiswa Dipukuli Polisi hingga Pingsan, DPRD Lampung Mengecam |
|
|---|
| Demo Petani Singkong di Lampung Ricuh, 10 Polisi Terluka Terkena Lemparan Batu |
|
|---|
| Harga Singkong Disepakati Rp 1.350 per Kg, Akan Dituangkan dalam Instruksi Gubernur Lampung |
|
|---|
| Sambil Menangis, Petani Singkong Mohon Gubernur Mirza Carikan Solusi Berkeadilan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-Lampung-Budhi-Condrowatisingkong.jpg)