Petani Singkong Lampung Demo

Demo Petani Singkong di Lampung Ricuh, 10 Polisi Terluka Terkena Lemparan Batu

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari membenarkan 10 polisi mengalami luka dalam demo tersebut. 

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
RICUH - Sedikitnya 10 anggota kepolisian mengalami luka-luka saat mengamankan demonstrasi terkait harga singkong di kompleks kantor Pemprov Lampung, Senin (5/5/2025). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sedikitnya 10 anggota kepolisian mengalami luka-luka saat mengamankan demonstrasi terkait harga singkong di kompleks kantor Pemprov Lampung, Senin (5/5/2025). 

Demo yang diikuti ratusan peserta dari kalangan petani singkong dan mahasiswa itu berlangsung ricuh.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari membenarkan 10 polisi mengalami luka dalam demo tersebut. 

"Sebanyak 10 anggota kami mengalami luka saat berusaha mengendalikan situasi. Mereka dilempari batu dan benda keras oleh peserta aksi," ungkap Yuni. 

Yuni menyebutkan, salah satu polisi yang mengalami luka parah adalah Bripka Yuli Setiawan, anggota Provos Polsek Telukbetung Selatan. 

Yuli mengalami luka robek di kepala akibat lemparan benda tumpul dan langsung dilarikan ke RS Bhayangkara untuk penanganan intensif. 

Sembilan korban lainnya berasal dari Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Lampung, yang mengalami luka di berbagai bagian tubuh akibat lemparan batu, termasuk dagu, pipi, leher, dan tangan. 

"Sebagian besar korban ditangani langsung di lokasi oleh tim medis, menggunakan ambulans yang sudah disiagakan," tambah Yuni. 

Polda Lampung menyesalkan terjadinya kekerasan dalam aksi tersebut. 

Yuni menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum seharusnya dilakukan secara damai. 

"Kami sangat menghormati hak menyampaikan pendapat di muka umum. Namun jika dilakukan dengan cara yang anarkis dan melukai petugas, itu sudah melanggar hukum," tegasnya. 

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi beberapa pelaku pelemparan dan akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku. 

"Kami akan proses secara hukum siapa pun yang terbukti menyerang aparat dalam aksi ini. Negara tidak boleh kalah oleh kekerasan," pungkasnya. 

Lempar Batu

Demo petani singkong di halaman depan kantor Pemprov Lampung berlangsung ricuh, Senin (5/5/2025). 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved