Berita Lampung
1.192 Orang Terjangkit DBD Selama 2024 di Lampung Tengah, 4 Meninggal Dunia
Sebanyak 1.192 orang di Lampung Tengah terjangkit virus Demam Berdarah atau DBD di tahun 2024.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Tengah - Sebanyak 1.192 orang di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung terjangkit virus Demam Berdarah atau DBD di tahun 2024.
Dinas Kesehatan pun mencatat ribuan pasien DBD tersebut dirawat di 39 puskesmas yang tersebar di seluruh Kabupaten Lampung Tengah.
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Tengah Lidia Dewi mengatakan, dari 39 puskesmas yang menangani DBD, Puskeskas Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar menampung pasien terbanyak dengan jumlah 81 orang.
"Kasus DBD tahun 2024 menyebabkan 4 orang meninggal dunia. Jumlah kasusnya pun lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yakni 330 kasus dengan data kematian sebanyak 3 orang," katanya kepada Tribunlampung.co.id, Kamis (16/1/2025).
Lidia melanjutkan, selama 12 bulan, jumlah kasus DBD paling banyak terjadi pada bulan Februari yakni 278 orang pasien, kemudian berlanjut ke bulan Maret sebanyak 227 orang pasien.
Sementara kasus paling sedikit terjadi di bulan September sebanyak 20 pasien dan Oktober sebanyak 24 orang menderita DBD.
Lidia mengatakan, tahun 2024 masuk siklus 5 tahunan DBD atau kecenderungan peningkatan jumlah kasus demam berdarah Dengue (DBD) dalam kurun waktu 5 tahun.
Hal itu terlihat dari data jumlah kasus selama 5 tahun, pada 2023 sebanyak 330 kasus; tahun 2022 sebanyak 424 kasus; tahun 2021 sebanyak 223 kasus; dan pada tahun 2020 kasus DBD sebanyak 886 kasus.
Namun, jumlah penderita DBD tahun 2024 lebih tinggi dibanding kasus 5 tahun kebelakang.
"Untuk data kematian akibat DBD tertinggi terjadi pada tahun 2020 yakni sebanyak 7 orang," ujarnya.
Lidia menambahkan, upaya Dinas Kesehatan dalam menangani kasus Demam Berdarah di Lampung Tengah hingga saat ini terus digencarkan.
Dengan sasaran utama agar timbulnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pergerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3MPlus, G1R1J, serta gerakan Jumat bersih, Minggu bersih, dan gotong royong secara berkesinambungan sebagai upaya pencegahan (preventif dan promotif).
Selain itu, kata Lidia, upaya penanggulangan penyakit DBD di Lampung Tengah oleh Dinas Kesehatan diantaranya:
• Membagikan alat deteksi test cepat /RDT DBD Combo sebanyak 10 boks untuk satu puskesmas,
• Membagikan larvasida sebanyak 10 kilogram untuk satu puskesmas,
| 50 Peserta SNBT Unila Absen, Ada yang Pilih Jalur Sekolah Kedinasan |
|
|---|
| Mensos Target Sekolah Rakyat di Lampung Rampung Juni |
|
|---|
| Gubernur Mirza Minta Jemaah Haji Doakan Lampung Menuju Indonesia Emas |
|
|---|
| Kakek Eks Kuli Bangunan di Lampung Menabung untuk Naik Haji, Yang Lain Beli mobil Saya Pilih Ibadah |
|
|---|
| Kisah Pedagang Sayur asal Lampung Selatan Naik Haji, Anda 20 Tahun Kumpulkan Uang Koin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kadiskes-Lampung-Tengah-Lidia-Dewi-soal-kasus-DBD.jpg)