Berita Lampung

Mensos Target Sekolah Rakyat di Lampung Rampung Juni

Hal itu disampaikan Gus Ipul saat meninjau progres pembangunan gedung Sekolah Rakyat di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, Minggu (26/4/2026).

Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
TINJAU SEKOLAH RAKYAT - Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, Minggu (26/4/2026). Ia menargetkan Sekolah Rakyat bisa rampung pada Juni 2026. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) rampung pada Juni 2026. 

Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini memastikan proyek senilai Rp 451,1 miliar tersebut berjalan sesuai jadwal demi mengejar target operasional pada tahun ajaran baru mendatang.

Hal itu disampaikan Gus Ipul saat meninjau progres pembangunan gedung Sekolah Rakyat di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, Minggu (26/4/2026). 

Dengan mengenakan rompi kuning dan helm proyek putih, Gus Ipul tampak mengamati papan site plan di lokasi. 

Dia menjelaskan, program strategis Presiden Prabowo Subianto ini akan menjadi tumpuan pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia, termasuk Lampung, melalui jalur pendidikan terpadu. 

Berdasarkan data kontrak pengerjaan yang dimulai sejak 15 Desember 2025, proyek ini dijadwalkan rampung pada 20 Juni 2026.

"Sekarang kita berada di area pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat yang pembangunannya oleh Kementerian PU menggunakan dana APBN atas arahan dari Bapak Presiden Prabowo," ujar Gus Ipul di lokasi.

Gus Ipul menambahkan, target penyelesaian di bulan Juni sangat krusial agar fasilitas tersebut siap digunakan pada bulan Juli 2026.

"Diharapkan nanti di bulan Juli bisa selesai dan digunakan untuk proses pembelajaran pada tahun ajaran 2026-2027, termasuk salah satunya yang ada di Provinsi Lampung," imbuhnya.

Hingga saat ini, progres pembangunan fisik di Kota Baru dilaporkan telah mencapai 36,5 persen. Gedung ini berdiri di atas lahan seluas 95.478 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 29.991 meter persegi.

Menariknya, area ini didominasi oleh ruang terbuka hijau seluas 77.674 meter persegi atau sekitar 69,56 persen dari total lahan.

Gus Ipul menjelaskan, satu titik gedung permanen ini dirancang untuk memiliki daya tampung yang besar.

"Satu gedung permanen ini kapasitasnya 1.000 siswa, mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA," jelasnya.

Eks Wakil Gubernur Jawa Timur ini memaparkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian inti dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025.

Fokus utamanya adalah anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved