Berita Lampung

Mensos Target Sekolah Rakyat di Lampung Rampung Juni

Hal itu disampaikan Gus Ipul saat meninjau progres pembangunan gedung Sekolah Rakyat di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, Minggu (26/4/2026).

Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
TINJAU SEKOLAH RAKYAT - Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, Minggu (26/4/2026). Ia menargetkan Sekolah Rakyat bisa rampung pada Juni 2026. 

"Penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini berkaitan langsung dengan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem. Kita tidak membuka pendaftaran. Yang ada adalah penjangkauan melalui basis data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) untuk keluarga paling tidak mampu," tegas Gus Ipul.

Ia menekankan bahwa tim di lapangan bertindak proaktif dalam menjaring siswa.

"Misalnya, kita melihat di jalan ada anak usia sekolah tapi melakukan kegiatan yang belum sesuai umurnya, maka kita jangkau untuk bisa masuk ke Sekolah Rakyat. Sudah banyak yang kita ajak, yang sebelumnya mereka ikut membantu orang tuanya bekerja atau yang sudah putus sekolah," tuturnya.

Program ini tidak hanya fokus pada pendidikan anak, tetapi juga menyentuh aspek kesejahteraan keluarga secara keseluruhan.

Gus Ipul menyebutkan bahwa sebelum anak bersekolah, pihak Kementerian Sosial akan berdiskusi dan memberikan sosialisasi kepada orang tua.

"Setelah orang tua menyetujui, mereka akan diberdayakan dengan berbagai program strategis Presiden yang lain. Misalnya pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), didorong menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih, hingga mendapatkan bansos lengkap dan jaminan kesehatan nasional (PBI JKN)," papar Gus Ipul.

Dengan skema ini, diharapkan terjadi perubahan taraf hidup yang signifikan. "Diharapkan dalam kurun waktu tertentu nanti anaknya lulus, orang tuanya juga bisa lebih menjadi keluarga yang lebih mandiri," tambahnya.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Lampung Selatan menjadi bagian dari sekitar 100 titik pembangunan serupa di seluruh Indonesia.

Proyek masif ini diklaim memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja.

"Pembangunan di sini melibatkan lebih dari 600 pekerja. Itu artinya secara nasional, lebih dari 60 ribu pekerja sekarang sedang melakukan kegiatan di 100 titik lebih," urainya.

Menutup keterangannya, Gus Ipul optimistis terhadap masa depan program ini. Jika tahun lalu siswa Sekolah Rakyat berjumlah 16 ribu orang, tahun ini ditargetkan melonjak menjadi 45 ribu siswa.

"Tahun depan (2027) kita targetkan lebih dari 100 ribu siswa, dan di tahun 2028 insya Allah akan mencapai lebih dari 200 ribu siswa yang mengikuti proses belajar-mengajar di Sekolah Rakyat seluruh Indonesia," pungkasnya.

Jadi Anggota KDMP

Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh orang tua siswa SR di Lampung secara otomatis akan terdaftar sebagai anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Kebijakan ini diambil sebagai langkah integrasi antara sektor pendidikan dan pemberdayaan ekonomi keluarga bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved