Berita Lampung

Gus Irfan Lantik Pengurus Gemira Lamsel, Ingatkan Politik dan Agama Hidup Berdampingan

Ketua Umum PP Gemira, Irfan Yusuf Hasyim, resmi melantik Muslihun Badarudin sebagai Ketua Gemira Lamsel masa bakti 2025-2030.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
PELANTIKAN PENGURUS GEMIRA LAMSEL - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira), Irfan Yusuf Hasyim. Gus Irfan resmi melantik pengurus Gemira Lamsel di Pondok Pesantren An Nur, Lampung Selatan, pada Rabu (29/1/2025).  

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira), Irfan Yusuf Hasyim, resmi melantik Muslihun Badarudin sebagai Ketua Gemira Lamsel masa bakti 2025-2030.

"Selamat kepada pengurus Gemira Lamsel yang baru saja dilantik dan semoga amanah dalam menjalankan tugasnya kepengurusan hingga 2030 mendatang," kata Ketua PP Gemira, Irfan Yusuf Hasyim, pada pelantikan yang digelar di Pondok Pesantren An Nur, Lampung Selatan, pada Rabu (29/1/2025). 

Gus Irfan, sapaan akrab Ketua Umum PP Gemira mengingatkan kader Gemira bahwa politik dan agama seharusnya tidak dipertentangkan, melainkan bisa berjalan berdampingan dan saling menguatkan.

"Politik dan agama hidup berdampingan dengan sangat indah. Keduanya memiliki peran penting dalam membangun bangsa," ujar Gus Irfan, Kamis (30/1/2025).

Menurutnya, politik yang berlandaskan nilai moral dan etika dapat menghasilkan kebijakan yang adil dan berpihak kepada rakyat. 

Sementara itu, agama berperan dalam membentuk karakter pemimpin serta masyarakat yang bertanggung jawab.

"Ketika keduanya berjalan selaras, kita akan memiliki masyarakat yang hidup dalam harmoni dengan kebijakan yang menyejahterakan, berkeadilan, dan memperkuat persatuan," ucapnya.

Sebagai organisasi yang berorientasi pada kebangkitan umat, Gus Irfan menegaskan bahwa Gemira memiliki empat tujuan utama. 

Adapun tujuan utama tersebut yakni melindungi bangsa dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta berperan aktif dalam mewujudkan ketertiban dunia.

"Keempat tujuan ini sejalan dengan alinea keempat UUD 1945, yang harus menjadi pedoman dalam perjuangan kita," kata Gus Irfan. 

Dalam kesempatan itu, Gus Irfan juga menyoroti program penyediaan makanan bergizi gratis yang dicanangkan pemerintah. 

"Program tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia," ujarnya.

Gizi yang baik adalah fondasi bagi generasi yang cerdas dan produktif. 

"Kita harus mendukung penuh kebijakan ini agar berjalan efektif, terutama bagi masyarakat di daerah yang masih menghadapi tantangan ekonomi," kata Gus Irfan. 

Ia meminta para kader untuk mempedomani pentingnya kemandirian ekonomi umat. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved